TRANSFORMASI OTOT KE OTAK
March 9, 2010
Lama kelamaan dengan semakin modernnya kehidupan, semakin berkembangnya tuntutan efisiensi pola pekerjaan, dan semakin tingginya pekerjaan yang bersifat lunak maka unsur “otak” memegang peranan sangat penting. Dengan kata lain pekerjaan yang mengandalkan otot semata semakin berkurang; diganti oleh otak. Mengapa demikian?
Pada masa terjadinya revolusi industri maka mulai dikenal prinsip-prinsip efeisiensi kerja. Antara lain dalam bentuk penggunaan pekerja otot dalam jumlah yang minimum. Terjadilah substitusi penggunaan pekerja dengan penggunaan alat atau mesin. Atau istilah modernnya adalah mekanisasi. Tugas-tugas para pekerja di bidang fisik diminimumkan. Dan para pekerja dikembangkan SDMnya melalui pelatihan, pengalihan tugas, dan penempatan pada posisi baru yang banyak menggunakan potensi otak.
Seiiring dengan pekerjaan bersifat lunak maka proses pengembangan sumberdaya manusia melalui jalur pendidikan semakin dibutuhkan. Pihak manajemen melihat pendidikan dan pelatihan akan mampu menghasilkan orang-orang yang trampil dan berbakat. Pihak manajemen percaya bahwa karyawan terutama yang bekerja di bidang perencanaan, evaluasi, dan rancangan perlu dikembangkan pengetahuan dan bakatnya.
Sebagai tindak lanjutnya maka banyak perusahaan sudah membuat departemen khusus untuk menangani masalah-masalah sumberdaya manusia. Departemen ini berfungsi untuk melakukan perencanaan kebutuhan sumberdaya manusia, menganalisis pekerjaan dan bebannya, merekrut dan menseleksi calon karyawan baru, melatih, mengembangkan manajemen kompensasi, manajemen kinerja, manajemen karir, hubungan industrial, dan manajemen pemutusan hubungan kerja.
Pelibatan para karyawan dalam mengambilan keputusan perusahaan terus semakin berkembang. Kalau tempo doeloe para pekerja diposisikan semata-mata sebagai faktor produksi maka pihak manajemen sudah banyak yang menempatkan karyawan sebagai aset perusahaan. Mereka adalah unsur investasi efektif. Filosofinya adalah tidak mungkin perusahaan bakal maju kalau tidak didukung oleh mutu SDM karyawan-karyawannya. Karena itu cenderung sudah banyak perusahaan yang menerapkan prinsip-pinsip partnership manajemen atau manajemen kemitraan.
Para karyawan dianggap sebagai mitra dan dilibatkan dalam pengambilan keputusan. Perusahaan lewat proses umpan balik memberi peluang kepada karyawan untuk melakukan penilaian kinerja dan memberi masukan-masukan cerdas. Jadilah para karyawan disebut sebagai mitra pihak manajemen. Suatu bentuk transformasi struktural dari posisi karyawan sebagai pekerja otot dan semata-mata sebagai faktor produksi menjadi karyawan sebagai aset perusahaan yang berbasis manusiawi.
Tugas 3 Bahasa Pemrograman
March 9, 2010
Yayay…tugas 3 udah muncul nih…
Kali ini bukan resume lagi, tapi kita disuruh buat bikin fungsi-fungsi dalam bahasa Scheme.
Lha, mungkin pada heran, kenapa langsung tugas 3 ajah, tugas 2 nya mana??
Berhubung aku ragu sama jawaban yang kuberikan saat tugas 2 kemaren, jadinya aku nggak post.
Tugas 3 basprog kali ini berisi 6 permasalahan yang harus dituliskan dalam bahasa scheme, aku udah coba semua coding di bawah ini, dan jalan. Semoga, berguna ya!
Memeriksa apakah bilangan ketiga merupakan hasil kali bilangan pertama dan kedua. Contoh:
> (hasilkali? 2 5 8 )
TIDAK
> (hasilkali? 2 5 10)
YA
(define (hasilkali? a b c)
(if (= c (* a b))
“YA”
“TIDAK”
)
)
Menghitung banyaknya huruf dari suatu string. Contoh:
> (hitung “t” “toko itu sabtu tidak tutup”)
6
(define (hitung x str)
(if (equal? str “”)
0
(if (equal? x (substring str 0 1))
(+ 1 (hitung x (substring str 1)))
(hitung x (substring str 1))
)
)
)
Menentukan digit paling depan dari suatu bilangan bulat
> (depan 123 )
1
> (depan 5021)
5
(define (depan i)
(if (< i 10)
i
(depan (floor (/ i 10)))
)
)
Membuat sebuah list sederhana yang berisi elemen 1 2 3 … n. Jika n=0,
maka list yang dihasilkan adalah list kosong. Contoh:
> (buatlist 5)
(1 2 3 4 5)
> (buatlist 0)
()
(define (buatlist n)
(if (= n 0)
‘()
(if (= n 1)
(cons 1 empty )
(append (buatlist (- n 1)) (cons n empty))
)
)
)
Mengambil beberapa elemen dari sebuah list x dimulai pada posisi ke-a
sampai dengan posisi ke-b. Contoh:
> (ambil (list 3 5 7 2 6 5 8 ) 3 5) ; a=3, b=5
(7 2 6)
> (ambil (list 3 5 7 2 6 5 8 ) 3 3) ;a=3, n=3
(7)
(define (ambil1 x a b)
(list-tail (take x b) (- a 1))
)
(define (ambil x a b)
(if (= a b)
(list-ref x (- a 1))
(ambil1 x a b)
)
)
Membuat sebuah list baru yang berisi dua elemen, yaitu elemen paling depan
dan paling belakang dari suatu list lainnya. Contoh:
> (anaklist (list 3 5 9))
(3 9)
> (anaklist (list 1 2 4 3 5 9 7 8 ))
(1 8 )
(define (anaklist x)
(if (empty? x) ‘()
(cons (first x) (cons (first(reverse x)) empty))
)
)
Dan Hilanglah Seorang Blogger
March 7, 2010
Hari itu biasa saja. Matahari bersinar seperti biasa. Angin juga tidak terlalu kencang. Gunung Merapi juga masih diam tegak berdiri diselimuti kabut tebal. Benar-benar hari biasa, seperti hari-hari pada umumnya. Aku juga tidak melakukan tindakan yang luar biasa. Bangun tidur pada jam-jam biasa. Menghidupkan komputer dan berselancar di Internet seperti biasanya. Menghidupkan Seeismic dan menerima informasi dari Twitterverse seperti biasanya. Sampai sebuah tweet dari @purplehayz mengguncang dunia (well, duniaku sebenarnya). Berikut adalah tweetnya:
Spolsky blogicide note has great advice, and bad http://short.to/19pxn
Mungkin ada di antara pembaca yang bertanya, siapakah si Spolsky ini? Ada apa dengannya?
Joel Spolsky
Joel Spolsky adalah seorang engineer dan penulis blog. Ia pernah terlibat dalam tim Microsoft Excel pada kurun waktu 1991 sampai 1994 sebelum akhirnya mendirikan perusahaannya sendiri, FogCreek Software. Di blognya, Joel on Software, dia menulis banyak sekali artikel mengenai pemrograman, pengembangan software, dan bagaimana menjalankan bisnis di dunia software.
Lalu apa hubungannya dengan dirimu?
Aku pertama kali “menemukan” blognya ketika mengunjungi Coding Horror, salah satu blog favoritku. Alkisah, si Jeff Atwood, empunya Coding Horror, membuat situs tanya jawab untuk dunia pemrograman bernama Stack Overflow. Di situs ini, ia berkolaborasi dengan Joel Spolsky untuk membuat podcast rutin mengenai pemrograman. Nah, pada saat itulah, aku dan keingintahuan yang besar mulai mengunjungi blog milik Spolsky.
Ada apa dengan blogicide note?
Setelah kutelusuri, Spolsky pada kolomnya di Inc.com, Let’s take this offline, menyampaikan bahwa ia akan berhenti menulis blog demi perkembangan perusahaannya:
The truth is, as much as I’ve enjoyed it, blogging has become increasingly impossible to do the way I want to as Fog Creek has become a larger company. We now have 32 employees and at least six substantial product lines. We have so many customers that I can’t always write freely without inadvertently insulting one of them. And my daily duties now take so much time that it has become a major effort to post something thoughtful even once or twice a month.
Bagi diriku pribadi, keputusan dan alasan-alasannya masuk akal. Namun, tetap saja seorang penulis artikel yang hebat telah menghilang. Mungkin suatu saat nanti, ia akan kembali ke dunia blogosphere kembali. Selama itu, aku akan mencoba menelusuri artikel-artikel yang telah ditulisnya selama 10 tahun ke belakang.
So, having become an Internet celebrity in the narrow, niche world of programming, I’ve decided that it’s time to retire from blogging. March 17, the 10th anniversary of Joel on Software, will mark my last major post. This also will be my last column for Inc. For the most part, I will also quit podcasting and public speaking. Twitter? “Awful, evil, must die, CB radio, sorry with only 140 chars I can’t tell you why.”
Mari kita tunggu tulisan terakhir Joel Spolsky tanggal 17 Maret ke depan.
ACFTA DAN PERCEPATAN PERUBAHAN STRATEGI PERUSAHAAN
March 7, 2010
Tak bisa dihindari, pemberlakuan ACFTA bagi Indonesia merupakan satu hal yang harus dihadapi. Tidak bisa hanya dengan dalih kita belum siap lalu “mengingkari” kehadirannya. Baik untuk pasar domestik dan lebih khusus pasar internasional perusahaan-perusahaan harus mereview dan mengubah strategi bisnisnya. Kecepatan perubahan suatu organisasi yang semakin tinggi semakin besar peluang memperoleh keuntungan. Disinilah manajemen stratejik termasuk di dalamnya yang menyangkut strategi sumberdaya manusia memegang peranan penting.
Manajemen stratejik dapat lebih cepat dilaksanakan seperti lebih cepat masuk pasar global, lebih cepat berinovasi produk, lebih cepat melayani pelanggan, dan lebih cepat meraih efisiensi. Inovasi produk yang semakin dekat dengan kebutuhan pelanggan atau konsumen semakin menguntungkan kedua pihak. Ketika pelanggan semakin puas maka sudah dapat diduga perusahaan pun akan semakin besar keuntungannya. Pelanggan semakin percaya pada perusahaan yang secara taatasas bergerak cepat dan agresif dalam memasarkan produk ke pasar baru dan geografi baru. Dengan kata lain perusahaan semakin kukuh kedudukannya menghadapi para pesaing karena pangsa pasar semakin luas.
Sementara itu percepatan perubahan dapat memberi semangat kepada para investor. Perusahaan yang bergerak lebih cepat akan membangun kepercayaan di kalangan investor dalam hal inovasi stratejik, inovasi produk, dan inovasi administrasi. Perusahaan yang mampu membagi deviden secara taatasas dan dapat diprakirakan, yang dengan cepat dapat meninjukkkan realisasi percepatan pertumbuhan, yang secara jelas memiliki identitas tentang kompetensi utama perusahaan, dan yang mampu dengan cepat membangun talenta, pola pikir maju, akuntabilitas, kolaborasi, dan kepemimpinan akan memberikan kepercayaan yang besar kepada investor.
Dalam kaitan dengan perubahan strategi perusahaan tersebut maka dari sisi makro, pemerintah perlu memangkas jalur panjang birokrasi tentang perizinan usaha, ekspor, dan kemudahan pelayanan kredit. Sementara dari sisi mikro tiap bisnis seharusnya terus menerus mengembangkan sumberdaya manusia, riset dan pengembangan inovasi, teknologi produksi, teknologi informasi dan perluasan pasar global. Kalau upaya perubahan strategi di tingkat makro dan mikro dilakukan secara terencana dan relatif cepat maka posisi daya saing Indonesia di pasar global dan paling tidak di tingkat regional akan semakin kuat.
Nobar Case 39 Movie
March 6, 2010

Hari ini, gw pengen curhat neh.. [kayak kagak biasanya aja :D]
Barusan gw nyampe dari Ekalokasari bareng temen2 Fisika 45, biz rame2 nonton Case 39 yang ber-genre Horror.
Anjrit banget dah, gw kan paling kagak suka nonton yang bergenre horror gitu. Favorit gw kan Sci-fi ato action gitu deh *benerin kacamata*
Dan ternyata bukan cuma gw ja yang ketakutan setengah mati nonton kayak gituan, ada yang tereak2 sendirian, ada yang nutupin muka pake tas, ada juga yang lebih suka ngeliatin mimik temen yang lagi ketakutan daripada tahu penyebab ketakutan ntu :D
Gw ndiri tiap bagian yang dirasa akan keluar hororrnya, gw buka hape, balez sms T.T
Gw ga mau banyak cing cong, selain gw lebih banyak balez sms n bcanda ma temen di dalem bioskop ampe terkadang kagak tau apa yang bikin mereka jerit2, gw juga ga mau komment buat film yang gw ga tahu secara mendetail.
So, yang belom nonton, silahkan nikmati sajian horror yang cukup ekstrem, yang udah, langsung comment ja di bawah, biar ntar gw update neh postingan.
Keep nonton!!
*siap2 gembok buat ngunci kamer* >> [merinding mode]
Bekasi Bersih Partisipasi Blogger
March 6, 2010
Orang Miskin Dilarang Merokok
March 5, 2010
MANAJER SEHARUSNYA BERBAGI
March 5, 2010
Ada kikir materi ada juga kikir dalam hal berbagi ilmu pengetahuan. Bahkan bisa jadi sang manajer berbuat hal itu agar subordinasinya tidak boleh lebih pandai ketimbang dirinya. Khawatir kedudukan sosial dan kewibawaannya menurun. Kalau begitu apa yang bakal terjadi andai sang manajer kikir membagi ilmu dan pengetahuan kepada karyawannya? Bagaimana pula jadinya kalau manajer kikir memberi penghargaan kepada subordinasinya?
Bisa diperkirakan suasana kerja kurang nyaman dan bahkan ujungnya kinerja unit berada di bawah standar perusahaan. Mengapa demikian? Hal pertama adalah karena ilmu dan ketrampilan yang dimiliki karyawan berjalan di tempat. Padahal karyawan yang maju atau yang senang dengan perubahan membutuhkan tambahan pengetahuan mutahir sejalan dengan perkembangan iptek. Dengan peningkatan pengetahuan sama saja dengan investasi sumberdaya manusia. Suatu ketika dengan investasi mereka memiliki aset untuk meningkatkan produktivitas kerjanya. Lalu return on human investment akan meningkat. Nah ini terjadi kalau salah satu sumber ilmu dan pengetahuannya datang dari manajer.
Kalau manajer kikir dalam mentransfer ilmunya sama saja membuat wawasan dan ketrampilan karyawannya menjadi mandeg. Pola pikirnya selalu di dalam kotak yang ada. Kurang inovatif produktif. Jauh dari kemampuan berpikir sistem. Begitu pula kalau manajer kikir dalam memberi penghargaan kepada karyawan; sekalipun hanya dalam bentuk ungkapan terimakasih. Padahal penghargaan merupakan salah satu unsur investasi mental dalam menumbuhkan motivasi dan kepuasan kerja karyawan.
Lagi-lagi kalau sang manajer kikir dalam pemberian penghargaan plus kikir dalam mengalihkan pengetahuannya maka lambat laun akan kehilangan kredibilitas kepemimpinannya. Dia tidak dijadikan panutan subordinasinya. Dia tidak menjadi simbol kemajuan bagi para karyawannya. Pada gilirannya maka proses pekerjaan di unit bersangkutan berjalan di tempat dan output tidak optimum. Dengan kata lain kinerja unit akan berada di bawah standar akibat sifat kikir dari sang manajer.
C# Workshop 1.0 at Computer Science Bogor Agricultural University
March 3, 2010
STOP PRESS: KERUSUHAN SIDANG PARIPURNA DPR
March 2, 2010
Hari ini, 2 Maret 2010, terjadi kerusuhan pada sidang paripurna DPR. Kerusuhan seperti sekarang bukan pertama kalinya terjadi. Apapun alasannya maka fenomena itu telah mencoreng demokrasi. Astagfirullah. Beginikah wajah para wakil rakyat “terhormat”? Pantaskah mereka berbuat seperti itu demi demokrasi? Dimana kesantunan sebagai warganegara yang konon dikenal ramah-ramah? Tidak malukah berbuat kerusuhan di depan jutaan rakyat? Dimanakah kewibawaan lembaga DPR sebagai lembaga politik sekaligus sebagai modal sosial? Dimanakah empati sosial, saling percaya, kebersamaan, kohesi sosial, dan kerjasama sinergis berada? Meraih kepercayaan dari rakyat tidaklah mudah kalau semua itu terdegradasi. Ya Allah berikanlah bimbingan dan petunjukMu kepada mereka semoga semua berjalan damai.

