IPB dan Unibraw berjaya di AS

August 3, 2010

Mahasiswa Indonesia berjaya di kompetisi teknologi pangan internasional di Chicago, Amerika Serikat, dengan tampil sebagai juara I, II dan III dalam 10th Institute of Food Techonologists (IFT) Annual Meeting and Food Expo selama 17-20 Juli 2010.

Menurut Konsulat Jenderal RI di Chicago, Kamis (21/7/201), para mahasiswa dari Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui tim “Crantz” dinobatkan sebagai Juara I dan tim “Zuper T” sebagai juara II; sementara para mahasiswa Universitas Brawijaya-Malang melalui tim “Arrice” muncul sebagai juara III.

Ketiga tim itu berhasil meraih kejuaraan setelah lolos dalam seleksi babak final pada bulan Mei 2010 lalu untuk kompetisi teknologi pangan internasional kategori negara berkembang.

Pada babak tersebut, mereka menyisihkan 30 tim lainnya yang berasal dari Malaysia, Afrika Selatan dan Indonesia. Kompetisi ini berlangsung di gedung McCormick Place, pusat pameran terbesar dan terkemuka di Chicago dan Midwest AS.

Tim Crantz terdiri dari empat mahasiswa IPB, yaitu Saffiera Karleen, Margaret Octavia, Stefanus, dan Agus Danang Wibowo. Mereka menyampaikan karya ilmiah hasil penemuan mereka mengenai makanan sarapan cereal “crantz”.

“Crantz” yang terbuat dari singkong, kedelai, dan pisang, mengandung protein dan energi yang tinggi dan dibuat sebagai upaya untuk mengatasi masalah kekurangan energi protein pada anak-anak Indonesia, khususnya di wilayah NTT.

Penemuan tersebut dituangkan dalam karya ilmiah mereka berjudul Healthy cassava flakes (crantz flakes) from the best local resources with high protein and energy for the bright future children in East Nusa Tenggara, Indonesia.

Juara II, Tim “Zuper T” yang terdiri dari lima mahasiswa IPB, yaitu Zulfahnur, Henni Septiana, Laras Aryandini, Helena Widyasitoresmi, dan Eri Suhesti mempresentasikan hasil penemuan mereka berupa ’puff cereal’. Ini makanan terbuat dari tempe, pisang, dan jagung sebagai jajanan yang sehat dan terjangkau harganya.

Melalui karya ilmiah berjudul High protein triple mix puffed cereal based on tempe, corn, and banana to produce safe snack food for school-aged children in Indonesia, mereka memperkenalkan ’puff cereal’ sebagai jajanan sehat pengganti jajanan sekolah yang mengandung bahan-bahan pengawet dan pewarna berbahaya.

Pembimbing Tim Crants dan Zuper T terdiri dari beberapa dosen IPB,  yaitu Dr Dahrul Syah, Prof Purwiyatno Hariyadi, dan Dr Ratih Dewanti Hariyadi dan Dr Eko Purnomo, dan Dr Feri Kusnandar.

Sementara itu, Tim Arrice yang meraih juara ke III, terdiri dari tiga mahasiwa Universitas Brawijaya, Fakultas Teknologi Pertanian, yaitu Anugerah, Fathy, dan Daniel, menyampaikan hasil penemuan berjudul Fighting for malnutrition in Indonesia by artificial rice based on cassava, and arrow-root with addition cowpea.

Hasil penemuan mereka itu berupa beras tiruan sebagai pengganti beras yang berasal dari padi –yang merupakan makanan pokok utama masyarakat Indonesia.

Beras tiruan tersebut dibuat dari singkong, garut dan kacang tunggak yang kandungan protein dan mineralnya lebih tinggi dibanding dengan beras dari padi. Beras tiruan ini diharapkan dapat menjadi pengganti beras untuk mengatasi kekurangan nutrisi.

Tim Arrice mendapat bimbingan dari dosen mereka, yaitu Wenny Bekti Sunarharum.  Penghargaan untuk kemenangan ketiga tim mahasiswa Indonesia itu diserahkan dalam acara khusus yang berlangsung di Grand Ball Room Hotel Hilton, Chicago.

Undangan yang hadir sekitar 1.000 orang, termasuk Konsul Penerangan, Sosial dan Budaya KJRI Chicago, Sylvia Shirley Malinton dan Konsul Muda, Redo Ferdiansyah. Dalam acara penerimaan penghargaan, para mahasiswa dari ketiga tim itu mengenakan pakaian tradisional Indonesia.

Bagi Tim IPB, keikutsertaan merupakan yang ke dua kali. Sebelumnya pada tahun 2009, tim IPB tampil sebagai juara III pada “9th Institute of Food Technologists (IFT) Annual Meeting and Food Expo” di Anaheim, California, dengan hasil penemuan “mie jagung dengan fortivikasi zat besi untuk ibu hamil”.

Pertemuan tahunan dan Pameran Pangan IFT ke 10 ini dihadiri sekitar 24.000 peserta anggota dan non-anggota yang berasal dari 75 negara dan diikuti oleh lebih dari 1000 anjungan peserta pameran.

Institute of Food Technologist (IFT) adalah organisasi non-profit internasional yang menangani perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pangan. Organisasi iptek pangan terbesar di dunia ini tercatat memiliki sekitar 22.000 anggota yang tersebar di seluruh dunia.

Pertemuan tahunan ke-11 IFT menurut rencana akan diadakan pada bulan Juni 2011 di New Orleans, Amerika Serikat.

sumber : http://internasional.kompas.com/read/2010/07/22/06462487/Mahasiswa.IPB.dan.Unibraw.Berjaya.di.AS

Kontroversial Pra MPF

July 27, 2010

Hem.. baru-baru ini kita mendengar bahwa ada SK Rektor yang menyatakan larangan atas penyelenggaraan Pra MPF/MPD. SK tersebut sudah resmi dan ditanda-tangani oleh Rektor IPB. Inti dari SK tersebut adalah bahwa mahasiswa tidak deperkenankan menyelenggarakan kegiatan pra-MPF.

Namun, seberpa bijak SK tersebut kepada mahasiswa? Menurut beberapa panitia MPF (Fema red) ternyata keputusan tersebut dapat mengganggu jalannya kegiatan MPF pada hari H. Pasalnya, banyak yang harus dipersiapkan untuk penyelenggaraan MPF nanti. Jika tidak ada pra MPF, maka panitia akan kesulitan untuk mensosialisasikan kegiatan MPF. Panitia dan peserta pun akan sangat kesulitan untuk saling mengenal jika tidak dilaksanakan kegiatan diluar MPF.

Satu permasalahan yang juga timbul akibat SK tersebut adalah kurangnya sosialisasi kepada mahasiswa. Beberapa panitia  mendapatkan informasi yang simpang siur terkait hal tersebut. Akibatnya, hingga saat ini tidak diketahui secara pasti, apa definisi yang dimaksud dengan “PRA MPF” itu sendiri. Dalam hal ini, terjadi simpang siur pengertian. Apakah pra MPF itu adalah segala rangkaian kegiatan yang mengandung aribut MPF, atau Rangkaian acara MPF di luar jadwal, atau pertemuan antara panitia dengan peserta. Tidak ada sosialisasi tentang batasan definisi Pra MPF yang dimaksud. (aha gambreng)

Pacu Kreativitas IPB Berikan Dosen Penulis Insentif

July 20, 2010

Ne ada berita tentang IPB lagi gan.. :)

Bogor (ANTARA News) – Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Dr Ir Herry Suhardiyanto, MSc, kepada ANTARA di Bogor, Selasa, mengatakan, pihaknya berharap para staf pengajar IPB dapat meningkatkan produktivitas dalam menulis buku.

“Saya berharap dan mengimbau agar para dosen di IPB lebih produktif lagi dalam menulis buku,” kata Prof Herry Suhardiyanto.

Menurut Prof Herry, sebagai pimpinan, dirinya ikut merasa bahagia bila ada dosen IPB yang produktif melahirkan karya intelektual.

“Buku yang dipublikasi IPB sangat diperlukan tidak saja bagi mahasiswa dan dosen, tetapi juga bagi para analis dan praktisi pembangunan.

Lebih lanjur Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) IPB tersebut mengatakan, penerbitan buku merupakan kegiatan rutin yang sudah seharusnya mendapatkan perhatian dari perguruan tinggi seperti IPB.

Oleh karena itu, salah satu program pada masa kepemimpinan Prof Herry sebagai rektor, Direktorat Kajian dan Kerjasama Strategis IPB akan memberikan insentif, berbagai kemudahan serta fasilitas bagi penulisan buku.

Pada saat yang sama, lanjut Prof Herry, pihaknya juga merevitalisasi IPB Press, sebuh unit usaha penerbitan yang dikelola IPB.

IPB Press, sambung dia, diupayakan tidak lagi mengalami kesulitan dalam melakukan percetakan berbagai buku yang dihasilkan oleh keluarga besar IPB.

Revitalisasi IPB Press dilakukan dengan peningkatan kualitas produk. Pada saat bersamaan, harganya dibuat sedemikian rupa terjangkau.

“IPB Press difokuskan menerbitkan buku-buku yang terkadang tidak terlalu komersial, tetapi sebenarnya sangat dibutuhka oleh masyarakat akademik dan bangsa,” papar Prof Herry.

Herry meyakini banyaknya buku yang ditulis oleh taf pengajar sebuah perguruan tinggi merupakan salah satu indikator jati diri dan kualitasnya.

Prof Herry mengemukakan, revitalisasi IPB Press telah berjalan tujuh bulan, yang dimulai sejak Januari 2010. Pada tahun ini, IPB Press ditargetkan mampu memproduksi buku hingga 109 buah.

Direktur IPB Press, Dr Elang Ilik Martawijaya mengatakan, hingga bulan ini IPB Press telah menyetak 80 buah buku dari 109 yang ditargetkan.

“Saya optimis target 109 buku bagi IPB Press akan terealisasi,” ujar dia.

IPB Press merupakan lembaga usaha yang dikembangkan bersama oleh IPB dan alumni IPB dengan dana investasi ditanggung bersama oleh kedua belah pihak.

sumber : http://www.antaranews.com/berita/1279585504/pacu-kreativitas-ipb-berikan-dosen-penulis-insentif

Fakta Blog Subdomain student.ipb.ac.id

July 20, 2010

Met pagi semuanya.. [Nulisnya pagi2 buta neh :D ]

Tapi meski pagi2 udah kayak orang ga punya kerjaan OL di kampus, semangat blogwalking sebagai blogger tetep membara donk *berapi2

Kebetulan eh kebetulan, pas banget nemu salah satu sobat blogger kita dengan post terakhirnya,

Coba fokus dengan yang ditunjukkan oleh tanda panah. [Klik aja untuk zoom bila kurang jelas]

Yap, anda ga salah liat. Disana tertulis Website saya nilai Rp 1,33 Miliar

Ga salah. Cuma pengen meluruskan. Liat disini,

Yap, maksud dari gambar di atas adalah semua blog yang ber-subdomain-kan student.ipb.ac.id akan terdeteksi hanya ipb.ac.id -nya. [Bingung gimana jelasinnya, yang lebih paham silahkan bantu saya :D ]

Ini nggak termasuk “kejelekan”. Semua Kampus juga begitu. Ini salah satu mengejar Webometric yang ntu tuh *lirik Webometric yang lagi jadi idaman blogger :D

Ga percaya, neh saya kasih tampilan ketika Get Details nya di klik

Just about ipb.ac.id , nggak ada tentang Blog qta :)

Makin iseng, saya coba link ke widget untuk memprediksi nilai website tersebut. Dan emang hasilnya ga salah.

Tapi ga mau kalah, saya pun mencoba mencari nilai blog saya yang baru berapa postingan. Sekedar pengen memastikan nilainya bakalan sama. Secara, yang dinilai kan sama, yakni link ipb.ac.id

Lho, blog saya kok jadi lebih “mahal” seh :D >> Mungkin ada yang lebih paham dengan hal ini

Satu lagi, bila masih kurang percaya, silahkan lihat semua traffic dari ketiga traffic yang ada di gambar diatas. Semuanya mengambil source yang sama, ipb.ac.id, sehingga trafficnya pun sama persis :)

Penjelasan singkat : Bukan bermaksud menjatuhkan anda pemilik blog [toh nama dan link blognya udah disamarkan juga kan :D ] atau blogger civitas IPB, tapi hanya ingin berbagi pengetahuan ringan. Jangan sampe kesalahpahaman ini bakal berbuntut panjang jika nanti blog kita dibuka oleh civitas luar atau orang luar yang tentunya paham akan hal ini. Nggak mau nama kampus kita tercemar lagi kan :)

Oh ya, ga juga menta widget nya dihapus ko. Kan di atas udah dikatakan bahwa “harga” tersebut memang tepat sasaran, yakni ipb.ac.id :)

Salam BloggerIPB

954 Kursi PTN masih kosong

July 15, 2010

JAKARTA (Bisnis.com): Sebanyak 954 kursi di Perguruan tinggi Negeri (PTN) kosong lantaran dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2010 yang dinyatakan lulus 88.401 orang, sedangkan daya tampung 89.355 orang.
Herry Suhardiyanto, Ketua Panitia SNMPTN 2010, mengatakan dari 447.201 peserta SNMPTN, yang diterima sebanyak 88.401 orang dan nilai peserta SNMPTN tahun ini rata-rata 69, 51 untuk IPA dan 66,56 untuk IPS serta 58.120 orang yang nilainya di atas rata-rata. “Namun, kalah bersaing dalam memperebutkan program studi yang diminati,” ungkapnya didampingi Rochmat Wahab, Rektor Universitas Negri Yogyakart dan Wakil Rektor IPB, Yoni Koesmaryono.
”Banyak yang tidak lulus karena menumpuknya pilihan pada program-program studi tertentu. Kursi yang kosong itu tersebar di berbagai PTN. Akan kita biarkan kosong saja,” kata Herry, yang juga Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB).
“Pada pelaksanaan tahun ini juga ditemukan 1.608 kasus kecurangan antara lain kasus joki dan penggunaan alat komunikasi di dalam ruangan ujian,” kata Rochmat Wahab, Rektor Universitas Negeri Yogyakarta.
Dia mensinyalir ada jaringan joki yang berpindah dari satu daerah ke daerah yang lain. Namun, pihaknya masih menelusuri kasus-kasus kecurangan termasuk joki yang ditemukan di Semarang. Jika ada mahasiswa yang diketahui menjadi joki, bentuk sanksinya diserahkan kepada rektor PTN masing-masing. Berdasarkan data panitia SNPTN, sebanyak 1.608 orang dinyatakan melakukan kecurangan dalam SNMPTN.
Modus kecurangan yang terus terjadi di antaranya penggunaan telepon genggam dan joki. Bahkan, di Semarang tercatat 23 peserta kedapatan melakukan kecurangan dengan menyebarkan jawaban dengan telepon genggam dan satu orang terbukti melakukan praktik joki. “Kecurangan lebih kecil dari tahun lalu yang mencapai 3.000-an orang. Tahun ini hanya 0,36% dari total peserta yang dinyatakan curang,” jelas Rochmat Wahab.
Para PNS yang terbukti melakukan joki juga akan diberi sanksi kepegawaian. “Kalau ada mahasiswa IPB yang melakukan joki akan saya keluarkan,” tegas Herry.
Hasil SNMPTN 2010 secara resmi akan diumumkan 17 Juli 2010 melalui online di situs masing-masing PTN mulai pukul 00.00 WIB.
Sistem pendaftaran SNMPTN melalui online yang dilaksanakan mulai tahun ini telah memberikan dampak positif bagi peserta dan keluarganya karena mereka yang mendaftar ke luar daerah tidak perlu datang langsung.
“Padahal biasanya bukan hanya calon mahasiswa, tetapi orangtuanya juga ikut mengantar anaknya masuk ke perguruan tinggi yang mengeluarkan biaya tinggi. Sekarang calon mahasiswa dan keluarga dapat menlakukan penghematan biaya,” kata Rochmat.
Menyinggung program studi yang masih diminati untuk IPA a.l. kedokteran, teknik kimia, farmasi, teknik industri, teknik elektro, teknologi dan industri. Sementara, untuk program studi yang diminati di IPS a.l. hubungan internasional, akuntansi, komunikasi, psikologi, manajemen, administrasi negara, dan ilmu ekonomi.(msb)

sumber : http://web.bisnis.com/umum/pendidikan/1id193480.html

JK : Pertanian Indonesia Tak Maju

June 18, 2010

Mantan Wakil Presiden Muhamad Jusuf Kalla (JK) menyayangkan pertanian Indonesia tidak maju . JK mengaku, keadaan ini, membuat bangsa Indonesia semakin tertinggal dengan negara tetangga.

“Sampai saat ini, kita masih mengimpor beras, kedelai dan beberapa pangan lainnya yang berasal dari beberapa negara tetangga,” kata JK saat memberikan materi di hadapan ratusan peserta seminar dan workshop nasional dalam rangka Dies Natalis Fakultas Ekonomi dan Management (FEM) Institut Pertanian Bogor (IPB) di Botani Square Bogor, Rabu (16/6) pagi.

Ketertinggalan ini, kata JK, sangat berbanding terbalik dengan kekayaan alam kita yang melimpah. “Tuhan telah memberi kita secara gratis matahari, air dan hujan yang semuanya ini tidak dimiliki oleh Negara lain. Namun, kata dia, kelebihan yang
diberikan Tuhan untuk negara ini, tidak diimbangi dengan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mengembangkanya,” kata JK.

Untuk itu, JK dalam paparannya sangat berharap penuh pada IPB  yang merupakan salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang membidangi Pertanian. Peran aktif IPB, bisa diwujudkan dengan membekali pengetahuan bagi mahasiswanya dibidang ilmu pertanian.

”Jika IPB bisa menjalankan harapan saya ini, maka yakinlah, setiap lulusan IPB akan bermanfaat bagi bangsa ini. Kenapa?, karena pengetahuan yang mereka dapat di bangku kuliah, dikembangkan di masyarakat,” harapnya.

Trisnawati, salah seorang peserta seminar dan workshop mengakui, pertanian di Indonesia, tidak pernah mengalami peningkatan. Malahan, kalah bersaing dengan Negara lain.
”Dengan diselenggarakannya seminar tentang pertanian ini, saya berharap dapat memikat mahasiswa dan peserta untuk meningkatkan pertanian di Indonesia, sesuai dengan ilmu yang dimilikinya,” ungkap Trisnawati.

sumber : http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2010/06/16/jk-prihatin-pertanian-kita-tak-maju

Ada yang mau comment ??

Mahasiswi IPB Minum Racun

June 16, 2010

Lagi, kabar kurang menyenangkan tentang teman kita beredar di media massa,

Diancaman  kekasih akan diputuskan cintanya,  membuat seorang mahasiswi Institut Pertanian Bogor (IPB) nekat minum cairan beracun Kamis (10/6) malam.

Beruntung, nyawa mahasiswi semester 2 jurusan manajemen ekonomi ini tertolong oleh tim medis yang menanganinya setelah diantar tetangga dan rekannya ke RSUD PMI Bogor.

S 18, warga Desa Cicadas Rt 02/11 Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor ini meminum cairan pembersih lantai. Namun aksinya diketahui teman satu kostnya. Hingga Jum’at (11/06) siang, S masih terbaring lemah di rumah sakit.

Menurut informasi, aksi nekad S terjadi sekitar pukul 20.15 WIB didalam kamar kostnya  di Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Aksi nekad ini dilakukan, diduga, karena korban takut kekasihnya  A, berencana  memutuskan hubungan cinta mereka.

Beruntung aksi nekat ini tidak merengguk nyawanya, karena penghuni kost lain serta warga langsung membawanya ke RSUD PMI untuk mendapat pertolongan medis.

AT, ibu kandung S menuturkan, hubungan cinta anaknya dengan laki-laki bernama A, sudah berlangsung lama.

Bahkan, mereka sudah bertunangan.  AT mengakui, jika antara anaknya dan A, sering terlibat cekcok mulut hanya salah pendapat.

sumber [http://www.poskota.co.id/kriminal/2010/06/11/mahasiswi-minum-cairan-beracun]

Entah apa yang tengah dipikirkan mahasiswi tersebut sehingga hanya karena takut kehilangan sang pacar, hingga berani berbuat hal demikian.

Semoga tidak terulang kembali hal yang demikian.

note : jika ada kabar kurang menyenangkan seperti ini lagi, apakah lebih baik dipost atau tidak ??

BOOM SPAM email@ipb.ac.id

June 13, 2010

Bagi para pengguna sub domain akun ipb.ac.id yang baru dirilis akhir – akhir ini, apapun tujuan nya, tolong perhatikan salah satu blog yang mengulas keberadaan akun ini

[click aja gambarnya untuk view yang lebih jelas]

Saya harap jangan sampai kebedaraan akun yang merupakan fasilitas baru bagi Blogger IPB ini justru menghancurkan nama kita, terima kasih atas perhatiannya.

Sempet mendengar ada reward bagi yang mengomentari blog orang dengan menggunakan akun email ipb.ac.id sebanyak 50 buah kali dari seorang teman mungkin menjadi salah satu faktor adanya kasus ini.

Disadari atau tidak, reward ini justru bisa menyebabkan BOOM SPAM, dengan adanya komentar – komentar yang tidak bermutu seperti yang dibahas di postingan diatas.

Mohon kerjasamanya untuk menjaga nama baik IPB dan Komunitas Blogger IPB, jangan sampai keberadaan fasilitas baru ini justru menjadi ancaman bagi kita.

Blogger IPB: Ayo Dukung IPB!

June 12, 2010

Dalam beberapa kali penilaian Webometric oleh Consejo Superior de Investigaciones Científicas (CSIC) di Spanyol menempatkan IPB tidak dalam posisi yang baik, bahkan diungguli oleh universitas-universitas “kecil” yg ada di Indonesia. Untuk itu, Blogger IPB mendukung sepenuhnya inisiasi yang dilakukan oleh IPB  seperti kutipan berita berikut ini:

Webometrics adalahperangkingan WorldClass Universityberdasarkan pengukuran banyaknya aktivitas dan dampak suatu universitas diinternet. Sekarang, IPB ada pada peringkat ke 2162 di dunia dan 12 di Indonesia. Halini masih harus di tingkatkan lagi.

Ada beberapa langkah teknisyang dapat mengubah posisi itu, sebagaimana dijelaskan oleh Kepala SubDirektorat Data dan Informasi IPB, Firman Ardiansyah,S.Kom., M.Si., pada IDEA 2010, bertema“Semarak Apresiasi Prestasi dan TalkshowPendidikan,” (6/6) di Graha Widya Wisuda, Kampus IPB Dramaga, Bogor. Kegiatanini di gelar oleh Kementerian Pendidikan BEM KM IPB.

Ia memaparkan, untuk mengubah posisi itu ada beberapa langkah yangbisa dikerjakan diantaranya adalah, jadikan email [userid] a-keong student.ipb.ac.idsebagai alamat email utama dalam berkomunikasi via internet. Kemudian aktifkanblogging dengan [userid].student.ipb.ac.id.

“Sekarang IPB menyediakan fasilitas student blog . Segera aktifkanblog student dengan menggunakan userid dan password Captive Portal IPB. Jikabelum tahu userid bisa dicek di http://login1.ipb.ac.id.,” ujarnya.

Kemudian pasang officialbadge IPB lengkap dengan hyperlink manuju web IPB di halaman blogmasing-masing. Kita juga bisa memilih badge-badge di http://www.ipb.ac.id/badge/. Selain itu kita juga bisa berkarya membuat badge sendiri.

“Rajin-rajinlah memberikankomentar di blog atau forum di luar situs ipb.ac.id dengan mencantumkan email[userid] a-keong studnet.ipb.ac.id dan url [userid].student.ipb.ac.id. Pastikan jugamemberikan komentar di forum yang bisa diindex Google,” katanya di hadapanratusan mahasiswa. Rektor IPB turut hadir pada kesempatan tersebut.

Menurutnya, kita juga harusmembuat status Facebook, Twitter, atau Plurk dengan menyebutkan nama IPB ataumenyertakan link ke http://www.ipb.ac.id, dan cantumkan juga link ke ipb dan sub-domainnya di postingan blog.

“Terakhir yang juga takkalah penting adalah, mengisi konten di Wikipedia, dan pastikan menggunakanreferensi ilmiah yang berada di bawah domain ipb.ac.id,” katanya. (man)

Mahasiswa IPB penerima Penghargaan Ford Foundation

May 27, 2010

Adalah
  1. Drh. Bambang Ngaji Utomo, M.Sc. (Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan)
  2. Ir. Bethsy J Pattiasina, M.Si. (Ilmu Perairan)
  3. Drs. Iwa Mara Trisawa (Entomologi)
  4. Ir. Kasutjianingati, M.Sc. (Agronomi)
  5. Rizal Alamsyah, MAppSc (Ketekhnikan Pertanian)
  6. Dr. Tyas Retno Wulan, M.Si. (Sosiologi Pedesaan).

Enam mahasiswa pascasarjana Institut Pertanian Bogor meraih penghargaan Ford Foundation melalui “The Indonesian Scholarship Dissertation Award” (ISDA) atas disertasinya yang dinilai inovatif dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Selain IPB, peraih penghargaan lain berasal dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan 5 penghargaan, Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan 4 penghargaan, Universitas Indonesia (UI) 2 penghargaan, dan Institut Teknologi Surabaya (ITS), UIN Sunan Kalijaga, Universitas Airlangga, dan IAIN Sunan Ampel masing-masing satu penghargaan.

Rektor IPB lebih lanjut mengatakan riset harus berdampak nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hasil disertasi juga tidak hanya ditumpuk di rak perpustakaan, namun diwujudkan dalam paper dan publikasi jurnal.

IIEF (Yayasan Pendidikan Internasional Indonesia) adalah sebuah organisasi pendidikan yang bekerja sama dengan the Institute of International Education (IIE/ Institusi Pendidikan Internasional). IIE merupakan sebuah organisasi pertukaran pendidikan swasta nirlaba paling berpengalaman dan terbesar di dunia.

Siapa yang mau namanya tercantum pada pemberitaan ke gitu ke depannya ? *ngacungin jari duluan :)

Next Page »

Feel free to leave a comment...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!