Posted on 03 February 2012 by Ahmad Alkadri
Comments Off
Posted on 20 January 2012 by agung sudomo
Ada yang berbeda pada kopdar (Kopi Darat) bloggerIPB kali ini. Kopdar kali ini dihadiri dua orang mentri dari BEM KM IPB (menteri Sosling dan menteri Kominfo) yang hadir dalam kopdar yang diadakan pada tanggal 18 januari 2012 di Bumbu Wangi Resto. Walaupun dua pejabat penting di kalangan mahasiswa IPB ini tidak hadir dengan agenda khusus tapi merupakan suatu kehormatan bagi bloggerIPB bisa berbincang-bincang dengan mereka.
Selain kehadiran dua pejabat penting, kopdar kali ini juga terasa berbeda dengan kehadiran Green TV IPB yang meliput jalannya kopdar. Mendadak beberapa blogger didaulat untuk menjadi artis yang diwawancarai reporter green TV. Setelah beberapa kali diulang, akhirnya proses syuting untuk green TV selesai.
Selain membahas masalah internal bloggerIPB, kopdar kali ini juga membahas isu SOPA/PIPA yang sedang hangat dibicarakan di internet. Kopdar kali ini juga membahas tentang rencana peluncuran e-Book tentang bloggerIPB. Peluncuran buku elektronik ini rencananya akan dilaksanakan pada bulan feburari 2012.
Jay terus bloggerIPB!
Posted on 28 December 2011 by freedomguyz
Mungkin buat para mahasiswa IPB tak asing lagi dengan carut marutnya perparkiran di IPB.mulai dari motor di asrama TPB yang KATANYA mau dijatah
150 motor saja tapi kenyataannya sekarang astra udah full banget sama motor,dan semester depan pasti yang bawa motor masih nambah lagi,padahal sudah cape-cape daftarin motor dari zaman matrikulasi ke BPA. Ada juga kasus banyaknya tempat parkir motor illegal yang tidak dijaga oleh unit keamanan kampus (UKK) yang disebabkan karena tempat parkir yang disediakan IPB tidak muat dan juga jauh dari pusat kegiatan mahasiswa. Akibatnya?? bulan September kemarin kabarnya sekitar 20an motor hilang di sekitar IPB,termasuk daerah sekitar kampus juga bukan hanya di dalam kampus.

Posted on 18 December 2011 by Pararang
Comments Off
Posted on 01 December 2011 by freedomguyz
Comments Off
Posted on 24 November 2011 by freedomguyz
By Adhiet Yogi Utomo (C14110009) BDP 48
As we know that Bogor Agricultural University (BAU) have a big population of mosquito in the campus. from the class room, forest, garden, student center and the dormitory. each year in the rainy season there are so much dengue fever diseases report at the dormitory. many students lost their chances to study about 1-2 weeks because this diseases. And what can we do for solving this problem?
Dragonfly is exactly what we need here.we can see that it's a weird things that in a big biodiversity campus like BAU there are less dragonfly.dragonfly, also known as mosquito hawks is an important control agent for mosquito. Dragonfly larvae (naiads) eat the larvae in water storage as well as adult dragonflies hunt and eat adult mosquitoes, especially the Asian tiger mosquito that flies by day. fogging mosquito can make matters worse and increase the tempo of the mosquito population in the long term if it is to eliminate natural enemy of mosquito dragonflies and other predators.
I got some opinion about why dragonfly almost extinct in our lovely campus. First, there must be a big fogging in the past in our campus, after fogging the quantity of mosquito is being reduced, but other insect like dragonfly died too because of fogging. so in the long term the mosquito population become bigger and bigger like what happen in this day, and because the low quality of water in some lake in BAU.
I think that we have some solution to bring back natural ecosystem stability back in BAU, because it will make many advantages for our lovely campus.first the mosquito population will be back to stability which not harm human so much,and it will be a precious gems for BAU if we have big quantity of dragonflies that will look so wonderful and add more value for BAU agrotourism program.
First,we can take dragonflies from other places that have many quantities of dragonflies like in cianjur, malang, and other places that have fresh non-polluted water, maybe about 500-600 dragonflies enough for the start . And we must choose dragonfly species that suitable to live in temperature and weather of BAU.
Second, we must revitalize pond and lake in BAU. It's not only useful for esthetics’ function and decoration function but it's an absolute condition for dragonfly to reproduce and we must add water plant at the ponds or lake.
Third, stop fogging in BAU.BAU have a huge quantities of insect, not only mosquito. If we fogging the BAU,it's like using nuclear weapon to kill an ant. It has very devastated effect, if not die, the larvae of insect will be weakened so there is a big chance that the natural balance will be disturbed.
Comments Off
Posted on 21 November 2011 by Lisa_92
| look at this, |
| hmmm... |
| saat pelatihan |
guetunggu di depan ya. Ikutin jalan aja terus" begitu katanya.
| lumanyan, |
| eeaaa... |
| STAY COOL ! |
Comments Off
Posted on 14 November 2011 by Lisa_92
![]() |
| You-Know-What |
melati : pak, ini dijilid ya. tapi yang ini dicopot dulu terus diganti yang ini pak.tiba-tiba ada seorang mahasiswa lain disebelah kami yang menyerobot antrian. melati pun terabaikan (lagipula memang badannya agak 'mungil', *peace).
melati : ih, si bapak mah. sebel gw da. senggol bacok. (muka bersungut-sungut)
gw : (diem)
melati : pak, (coba mukanya kaya' pussy in the boots, hha..)si bapak yang mungkin udah kasian sama temen gw, mulai memberi respon.
bapak : ini diapain?melati menjelaskan permintaannya kembali.
bapak : cabut dulu. pokoknya siap djilid.
gw + melati : -___________-
Comments Off
Posted on 30 October 2011 by sjafri mangkuprawira
Hari ini saya menghadiri orasi ilmiah tiga orang perempuan Guru Besar IPB. Salah satunya adalah mantan bimbingan saya ketika dia menempuh pendidikan S1 dan S2 sekitar dua puluh tahun lalu. Tentunya hal ini sangat membanggakan dan sekaligus rasa syukur saya. Dengan demikian sejak kini saya dan dia sudah sama-sama profesor. Suatu kejadian yang saya anggap langka dari sejumlah mantan bimbingan saya selama ini.
Sampai saat ini tidak kurang dari 450 orang alumni IPB (strata 1-3) yang pernah saya bimbing. Kalau mahasiswa yang pernah saya ajar, khususnya dalam ilmu Pengantar Ekonomi, Pengantar Manajemen, Pembangunan Pertanian, Manajemen SDM, Teori Organisasi, dan Kebijakan Pertanian, diperkirakan jumlahnya ribuan. Kini mereka tersebar sebagai dosen, birokrat, anggota legislatif, peneliti, dan wirausaha. Kalau saya hitung paling tidak terdapat ratusan lulusan IPB yang sudah berhasil sebagai akademisi dan pengamat sosial ekonomi tingkat nasional bahkan internasional seperti itu.
Diperoleh kabar tidak kurang sebanyak 40 orang yang kini sedang menduduki jabatan eselon satu di pemerintahan. Disamping ada yang sebagai menteri dan presiden, hahaha. Bahkan beberapa diantaranya sudah lebih awal menjadi guru besar dibanding saya. Tentunya salahsatu unsur keberhasilan mereka adalah hasil proses pembelajaran yang dilakukan oleh suprasistem yaitu semua dosen yang berdedikasi tinggi disamping karena kemampuan dan upaya mereka sendiri.
Sebagai dosen, saya bangga sekali dengan keberhasilan mereka. Tiada kata lain yang meluncur kecuali ungkapan rasa syukur….. yang mensyukuri ni’mat-ni’mat Allah. Allah telah memilihnya dan menunjukinya kepada jalan yang lurus (An-Nahl; 121). Kebanggaan itu semakin bertambah ketika mereka membawa tambahan ilmu pengetahuan untuk dikembangkan, paling tidak di kampus IPB. Para mahasiswa baru tentunya semakin terbantu dan semakin kaya ilmu. Harapannya adalah mutu lulusan IPB semakin unggul.
Bagi saya, sebagai orang yang pernah menjadi guru mereka, sekarang tidak mau kalah untuk menimba ilmu…..lalu saya “berguru” pada mereka. Dalam kesempatan tertentu saya biasa meminta informasi buku ilmu ekonomi, organisasi dan manajemen apa saja yang mereka miliki. Dan tidak segan-segan saya minta diajari bagaimana menjelaskan dan menggunakan suatu teori dan model analisis mutahir yang belum saya ketahui. Saya butuh itu sekalipun dari seorang mantan mahasiswa saya. Nah itulah senangnya bekerja di perguruan tinggi. Tidak mengenal bentuk hirarki struktural dan fungsional. Yang ada cuma suasana kolegial. Tidak perlu ada sungkan.
Comments Off
Posted on 27 October 2011 by freedomguyz

Comments Off