Spam Rambah Dunia Nyata

Posted on 02 May 2011 by aha_gambreng

Mendengar istilah Spam maka benda yang kemudian tergambar di benak kita dalah dunia elektronik atau dunia maya, dalam Wikipedia spam didefinisikan sebagai;

Spam atau bisa juga berbentuk junk mail adalah penyalahgunaan sistem pesan elektronik (termasuk media penyiaran dan sistem pengiriman digital) untuk mengirim berita iklan dan keperluan lainnya secara massal. Umumnya, spam menampilkan berita secara bertubi-tubi tanpa diminta dan sering kali tidak dikehendaki oleh penerimanya. Pada akhirnya, spam dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengguna situs web

definisi tersebut dengan jelas menyebutkan bahwa spam memang ada di dunia maya. Namun melihat perkembangan zaman ke arah era informasi, dapatkah Spam menyerang dunia nyata?

Beberapa waktu yang lalu, saat sedang berjalan-jalan mengelilingi kampus, mata sedikit terganggu melihat jajaran majalah dinding yang kebetulan kala itu sedang tidak terawat. Barisan mading tersebut sebagian besar terisi dengan berita-berita yang sudah basi yang semunya sudah melawati masa deadline. semakin jauh melewati lokasi terbebut, di trowongan sebuah tangga (fateta-fema) mataku kembali tertarik melihat desain mading yang menyimpan informasi baru.

Menatap mading tersebut, entah mengapa istilah “spam” menjadi satu kata yang langsung tergambar di benakku. Luasan mading di tangga tersebut penuh diisi oleh informasi baru yang deadline nya masih lama. Hal ini tentu saja berbeda dengan barisan mading sebelumnya. Namun, sangat disayangkan, dari sekian informasi yang tertempel, setelah diperhatikan dengan seksama, ternyata hanya diisi oleh satu kegiatan saja. mading tersebut diisi oleh poster kegiatan yang diduplikasi sedemikian banyak.

Setahun lalu, aku adalah salah satu dari anggota yang mengurus keberadaan mading tersebut. kala itu jumlah informasi serupa yang secara legal bisa tertempel di sana adalah 2 lembar. itupun setelah melewati dekanat FEMA atau Kominfo BEM FEMA yang dibuktikan dengan pemberian stempel di setiap informasi yang di tempel. Berlalunya waktu, mungkinkah saat ini mekanisme itu telah menghilang? Yang pasti, tidak terlihat satupun stempel resmi di bagian informasi tersebut.

Ketika di dunia nyata kita melihat sebuah mekanisme yang hampir sama dengan cara kerja spam di dunia maya, pantas kah  kita menyebut bahwa saat ini spam sudah merambah dan menyerang dunia nyata? Ketika informasi (iklan red) disampaikan secara bertubi-tubi, memiliki duplikasi yang melimpah, serta tidak melewati mekanisme yang legal, maka inilah era baru penyebaran Spam di dunia nyata.

Tampanya menjadi Spammer di dunia nyata bukanlah gelar yang membanggakan. mungkin aku, kamu, kita, dan mereka pernah melakukan spamming di dunia nyata, namun, untuk saat ini sudah saatnya kita mengganti gelar tersebut. Semua sudah ada mekanismenya, dan mekanisme itu sama sekali tidak mempersulit. Mekanisme itu dibuat justru untuk memberikan ketertipan dan keteraturan. mari kembali ke mekanisme yang sudah ada.

Comments (4)

Tags: , , , , , , ,

Perlu Perhatian Lebih

Posted on 19 March 2011 by aha_gambreng

Seperti halnya berpacaran dengan seorang kita impikan, maka perhatian adalah sesuatu yang tidak boleh tidak ada. Memberikan perhatian lebih kepada si dia merupakan suatu kewajaran yang harus diberikan. Demikian halnya pada dorongan bloging kepada mahasiswa. Ribuan blog di’buatkan’ untuk mahasiswa. Setiap mahasiswa Aktif dipastikan memiliki satu akun tersendiri. Namun nyatanya, dari sekian banyak blog yang dibuatkan tersebut, saya tidak telalu tahu, seberapa banyak sebenarnya mahasiswa yang ‘merawat’ hadiah terindah tersebut. Yang pasti, dari kunjungan saya ke beberapa alamat blog teman-teman sekelas, sejurusan, dan seangkatan saya, hampir tidak ada blog yang terupdate pasca selesainya tugas penerapan komputer beberapa semester lalu. Memang, ada beberapa teman-teman seangkatan saya aktif ngeblog. tapi seperti halnya saya, entah mengapa mereka enggan untuk berpindah ke situs baru yang domainnya banyak menganding . (dot) tersebut.

Jika saya adalah satu dari beberapa mahasiswa yang enggan untuk berpindah ditanya alasan, maka sebuah jawaban utama yang akan saya sampaikan adalah judul tulisan ini. Dari awal pembentukan blog tersebut, tidak ada pembaharuan positif yang saya alami. Justru banyak kemunduran yang saya sendiri tidak memahami apa penyebabnya, (tidak ada keterbukaan dari pengelola). Sebut saja pada pengaturan tampilan

Seingat saya… pada awal saya mengaktiftkan blog tersebut, masih ada fiture lainnya yang dapat saya rubah di blog ini, terutama Widged, namun saat ini, saya tidak tahu pasti, kenapa fiture tersebut sudah tidak ada ada lagi. Hal ini tidak mendapat perbaikan dari dulu bahkan hingga saat ini. sehingga saya sempat berspekulasi jika ini adalah sebuah kesengajaan (artinya bukan kesalahan). karena saya merasa tidak mungkin ada kesalahan yang terjadi sekian lama.

Selebihnya, kurang perhatiannya pada blog tersebut juga tersa pada saat melakukan akses ke halaman tersebut. beberapa kali saat ingin posting atau sekedar ingin membuka blog, terjadi eror yang masalahny tidak saya pahami. hal ini pernah saya diskusikan dengan teman-teman bloger.

“Blog student ku kalo di akses katanya “Error establishing a database connection” ini bisa di tolong ga seh oleh kita? atau kudu ‘labrak’ DKSI??? masa blog setiap ingin di update ngomongnya gitu mulu?”
Komentar 1 : gimana mo nolong, itu urusan yang megang database/cpanel/hosting panel.. memangnya mahasiswa jelata boleh ikut2an?
komentar 2 : +1 ama agan di atas. Itu database yg down. Makany gw agak males isi yg di student, down mulu.
komentar 3 : Tapi itu g trjadi di semua blog loh. Aku juga pernah ngalami. Aku coba akses k blog lain msh bisa

Dari komentar tersebut terbukti jika hal ini tidak hanya dialami oleh saya seorang… masih banyak korban lainnya. Selebihnya, saya merasa tidak nyaman dengan keberadaan link yang ada di Widged sebelah kanan.

Dua link tersebut tidak dapat di akses hingga saat ini.

Mungkin tidak dapat ditarik kesimpulan dari apa yang saya alami ini menjadi alasan mengapa para blogger enggan untuk pindah ke alamat tersebut. Namun, ini lah realita yang saya alami selama mengelola blog kedua saya tersebut. masih terlalu banyak dan mewah jasa penyedia blog gratisan yang beredar di internet. sehingga untuk orang seperti saya, kenyamanan menjadi kunci utama memilih tempat untuk melampisakan jemari saya.

Entah berapa banyak blog yang terlantar hingga saat ini. entah dengan berbagai alasan dari tuan rumahnya sehingga ia enggan untuk menempati rumah baru yang diberikan kepadanya. Tak ada yang ingin saya sampaikan sebenarnya dalam tulisan ini, selain memberikan perhatian lebih pada blog student. sudah selayaknya memberikan layanan blog yang layak pada mahasiswa. jika kita memang benar-benar ingin mengaktifkan blog tersebut. berikan perhatian lebih padanya. Cipatakan kenyamanan bagi tuan rumah. dan undang kembali mereka untuk mengupdate blognya dengan berbagai kegiatan. (aha)

Comments (5)

Sakazaki, IPB ‘Harusnya’ Pahlawan

Posted on 20 February 2011 by aha_gambreng

Entah mengapa, belakangan ini IPB semakin terpojokkan. Beberapa postingan media Massa di Internet dan Televisi seolah merupakan suara rakyat untuk mengumumkan produk susu yang mengandung Bakteri E Sakazaki, terkait penelitian yang dilakukan Sri Estuningsih (Estu) pada tahun 2003 hingga 2006 lalu. IPB saat ini menjadi tersangka utama dalam kasus tersebut.

Ditemukannya Bakteri Sakazaki di beberapa produk susu, dan dengan disampaikannya beberapa rekomendasi standar kesehatan susu ke BPOM seharusnya membuktikan IPB memiliki peran yang sangan penting terutama dalam menjalankan tri dharma perguruan tinggi, yakni pada bagian penelitian dan pengabdian masyarakat.

Masyarakat seharusnya tidak memaksakan diri untuk mengtahui produk susu apa saja yang kala itu mengandung Bakteri Sakazaki. Karena setelah melakukan penelitian ulang pada susu yang beredar tahun 2008 hingga saat ini. Seluruh sampel dinyatakan negatif.

IPB telah berkontribusi bagi pembuatan standar susu bayi yang harus terbebas dari bakteri Sakazaki. Selebihnya, IPB menyerahkan kepada BPOM sebagai instansi yang berwenang melakukan pengawasan terhadap makanan, termasuk susu bayi yang beredar. Penelitian ini telah menghasilkan produk susu yang saat ini dinyatakan telah terbebas dari sakazaki. IPB seharusnya jadi pahlawan. Namun, dalam kenyataannya posisi IPB semakin di persulit. Berada dalam dua pilihan yang saling bertentangan. Hukum yang memaksakan dan Etika penelitian yang harus di taati.

Jika, hasil peneliti kritis akan berakhir seperti ini. Maka dapat dipastikan, kedepannya tidak lagi ada peneliti-peneliti kritis yang lahir untuk memeberikan rekomendasi-rekomendasi yang berharga untuk kemaslahatan manusia. (aha)

Comments (0)

Tags: , , , , , ,

Kontroversial Pra MPF

Posted on 27 July 2010 by aha_gambreng

Hem.. baru-baru ini kita mendengar bahwa ada SK Rektor yang menyatakan larangan atas penyelenggaraan Pra MPF/MPD. SK tersebut sudah resmi dan ditanda-tangani oleh Rektor IPB. Inti dari SK tersebut adalah bahwa mahasiswa tidak deperkenankan menyelenggarakan kegiatan pra-MPF.

Namun, seberpa bijak SK tersebut kepada mahasiswa? Menurut beberapa panitia MPF (Fema red) ternyata keputusan tersebut dapat mengganggu jalannya kegiatan MPF pada hari H. Pasalnya, banyak yang harus dipersiapkan untuk penyelenggaraan MPF nanti. Jika tidak ada pra MPF, maka panitia akan kesulitan untuk mensosialisasikan kegiatan MPF. Panitia dan peserta pun akan sangat kesulitan untuk saling mengenal jika tidak dilaksanakan kegiatan diluar MPF.

Satu permasalahan yang juga timbul akibat SK tersebut adalah kurangnya sosialisasi kepada mahasiswa. Beberapa panitia  mendapatkan informasi yang simpang siur terkait hal tersebut. Akibatnya, hingga saat ini tidak diketahui secara pasti, apa definisi yang dimaksud dengan “PRA MPF” itu sendiri. Dalam hal ini, terjadi simpang siur pengertian. Apakah pra MPF itu adalah segala rangkaian kegiatan yang mengandung aribut MPF, atau Rangkaian acara MPF di luar jadwal, atau pertemuan antara panitia dengan peserta. Tidak ada sosialisasi tentang batasan definisi Pra MPF yang dimaksud. (aha gambreng)

Comments (4)

Raksasa Teknologi 2010

Posted on 30 May 2010 by aha_gambreng

Yahoo.co.id-Microsoft raksasa teknologi dunia yang telah ‘menemani’ komputer dunia lebih dari 20 tahun. Keberadaan Microsoft di kancah teknologi tidak dapat dipandang sebelah mata  lagi. Microsoft adalah perusahaan yang sangat diperhitungkan dalam kemajuan teknologi dunia.

Eksistensi mikrosoft di kancah teknologi ternyata tidak serta merta membawa mereka menjadi perusahaan teknologi terbesar dan paling berharga di dunia. Sebuah perusahaan yang menyumbang segudang inovasi teknologi, Aplle berhasil merebut tahta sebagai perusahaan teknologi paling berharga di dunia. Wall Street menghargai Apple di US$ 222,12 miliar dan Microsoft US$ 219,18 miliar.

Inovasi-inovasi yang di keluarkan Apple berupa i-phone, i-pad dan sebagainya berhasil membawa Aplle menjadi raja teknologi dunia. (aha-gambreng)

Comments (1)

Tags: , ,

Arena Out Bound IPB

Posted on 20 March 2010 by aha_gambreng

Hem… beberapa waktu lalu, aku sempat melangkahkan kaki menyusuri jalan-jalan kecil menuju LSI. Beberapa saat melangkah, aku terhenti sejenak di depan Fakultas Ekologi Manusia. mataku menoleh ke kiri. sebuah benda-benda aneh terlihat bergelantungan. apa itu? panjang-panjang, tinggi, putih, dan pada menggelantung membuatku penasaran. perlahan kakiku melangkah mendekatinya. Wah…… (Criiiing…) mataku berbinar takjub. Whaawooo…. sebuah arena Out bound.

Setidaknya, terlihat tiga arena bermain yang mungkin bisa di mainkan di tempat itu. pertama adalah, semacam tali gantung yang tiingginya 2-3 meter. arena ini dibuat memang khusus untuk anak-anak kecil yang berminat menguji nyali. walau tidak terlalu tinggi, tantangan pada arena tersebut sudah termasuk sulit. dalam satu arena “kecil” ini saja, ada lima rute yang memiliki tantangan dan tingkat kesulitan yang berbeda. Hem…

Disebelah arena pendek tersebut,ada arena yang wujudnya hampir sama dengan arena sebelumnya. Cuma, bedanya ketinggian arena ini dua kali dari arena sebelumnya yakni sekita 7 sampai 8 meter di atas permukaan tanah. (hemm… kalo di ukur dari permukaan laut sebrapa tinggi yakz?) walau merasa tidak terlalu tinggi. namun jika berdiri diatas ketinggian segitu, sudah cukup untuk membuat kaki gemetar. bagaimana tidak. kita hanya bertahan diatas dengan pertahanan dua utas tali. mengerikan!!!

melanjut ke arena berikutnya, memang rasanya out bout tidak lengkap tanpa mencoba flying fox. Nah, untuk itu ternyata di tempat itu juga sudah disediakan arena flying fox. meluncur dari ketinggian 20 meter dengan panjang luncuran sekitar 60 meter. hem… dapat menyembuhkan rasa lelah setelah mencoba dua arena sebelumnya.

Keberadaan arena Out Bound di daerah kampus, diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh kita mahasiswa IPB. Mengisi kesibukan kuliah dengan hal-hal yang menantang mungkit dapat mengurangi penatkany duduk di dalam kelas kuliah.

Walau merupakan games yang menyeramkan, namun kelengakapan keselamatan sudah tersedia. Standar keselamatan yang di terapkan sudah mencapai SNI, sehingga tidak perlu khawatir untuk mencobanya. (aha gambreng)

Comments (2)

Menahan Gempuran Timnas Indonesia

Posted on 03 February 2010 by aha_gambreng

Gym. 03 Januari 2010. Pertandingan persahabatan antara TIM FUTSAL NASIONAL dengan Tim Futsal IPB jadi dilaksakan di gyimnasiun IPB. Seperti dalam informasi yang beredar, bangku supporter gym mulai penuh sejak pukul 13.30. Pertandingan dimulai pada pukul 14.06 (jam saya). Pluit pembuka pertandingan mengawali pertempuran panas antara kedua tim.

Dari awal permain, Timnas Indonesia sudah menguasai lapangan permainan. Dengan Skill dan kekompakan Timnas, dalam beberapa menit mereka berhasil mencuri gol pemecah suasana.  Ketinggalan satu gol pertama tidak menyurutkan semangat Tim IPB. Tim IPB tetap bertahan walau berada pada tekanan. Hingga pada menit ke 10 ,pemain IPB dengan no punggung 13 mendapatkan ‘hadiah’ kartu kuning karena melakukan pelanggaran keras di area pertahanan tim.

Semangat supporter terus didonorkan kepada tim IPB. Namun, apa boleh dikata. Semangat ternyata masih dapat di kalahkan oleh skill dan kekompakan. Dalam kondisi saat ini, TIMNAS memang belum bisa di sandingkan dengan TIM futsal IPB. Aksi cemerlang penjaga gawang TIM IPB masih saja bisa dibobol dengan gol-gol cantik pemain Timnas

Pertandingan berakhir setelah 2 x 30 menit bermain. Skor akhir menunjukkan angka yang layak didapatkan oleh satu TIM nasional yang akan segera bertanding di kejuaraan ASIA. Sekor 15 untuk TIMNAS dan 3 Untuk TIM IPB mengakhiri permainan.

“Tim IPB sudah bermain baik, namun mereka bermain kurang sabar dan masih perlu perbaikan pada teknik dasar permainan” Ungkap haidar salah satu pemain timnas dalam wawancara yang sempat dilakukan setelah pertandingan.

Comments (4)

Tags: , , , , ,

“Recent Comments” www.bloggeripb.org Suka Error

Posted on 12 January 2010 by aha_gambreng

Sedikit heran, ketika saya ingin membaca komentar dalam tulisan bloggeripb.org dari Recent Comments… saya heran ketika meng-klik link tersebut kok malah kabur ke mana-mana? kalo ga salah kaburnya ke sini deh (http://humblediary.wordpress.com/2010/01/11/2nd-day-uas-the-morning/#comment-161) itu kenapa seh? apakah memang kerusakan, atau ada beberapa admin yang sengaja bermain dengan kode-kode blogger IPB. org?

Sebernarnya saya ga tahu dari mana sumber masalah itu. Awalnya dikira hanya error dikit atau error karena jaringan yang saya gunakan tidak stabil, atau laptop saya, atau rentalnya… tapi masa errornya sampai segitunya? buat admin, tolong di cek lagi deh. karena sangan tidak nyaman bermain di bloggeripb.org dalam kondisi seperti ini.

Makasih ya…

Comments (18)

Antara Pengemis, Tukang Ojek, & Bus IPB

Posted on 22 December 2009 by aha_gambreng

Ini cerita ketika salah satu mahasiswa bangun kesiangan. Hari senin beberapa waktu lalu. sata itu kuliah masuk pukul 08.00 dan baru berangkat dari kosan pukul 07.50. ruangan kuliahnya adalah di daerah yang cukup plosok di IPB. RK Wisma Pinus. Dengan semangat mahasiswa, langkah kupercepat. sambil berjalan cepat, tangan kananku mengocek kantong menyediakan uang 2.500 dengan niat akan di’ikhlaskan’ ke tukan ojek. Langkah semakin cepat dan semakin dekat dengan berlin, markasnya tukang ojek yang mencari mangsa di pagi hari.

Akhirnya langkah tiba di berlin. Perlahan kaki diangkan membebaskan diri dari cengkraman Bara dan bateng. Wushh…. semua diam sesaat. Uang 2500 di genggaman tangan kanan berteriak. “kemana aku akan di berikan?” seolah dia bertanya. Di hadapanku langsung terlihat tiga pilihan. semua berjejer memberikan pilihan kepadaku. lapis pertama adalah rombongan tukang ojek yang mereka masih terlihat kekar menghadapi hidup. lapis kedua adalah seorang ibu yang memegang kropak di tangannya dengan wajah penuh harap diberikan sumbangan. muka yang sudah tidak begitu tegar malawan kejamnya kehidupannya. dan jauh di depan sana sebuah bus IPB sedang parkir dan siap mengantarkan mahasiswa ke tempat kuliahnya masing-masing.

Hasilnya, jiwa iseng ku muncul… iseng2 iseng aku mikir, kemana 2500 itu akan ku gunakan,,,, karena dalam kondisi saat ini ada 3 kemungkinan dan tiga konsekwensi:

1. Uang 2500 di berikan kepada tukang ojek, dengan keuntungan yang kudapatkan adalah bisa sampai di tempat kuliah tidak “terlalu” terlambat. (tapi terlambat juga). namun artinya aku akan membiarkan ibu tua itu mengambil rizkinya dari orang lain yang aku khawatir jika semua mahaiswa berfikiran sama denganku. apa yang akan dimaka ibu dan anaknya sore ini?

2. Uang tersebut aku berikan kepada ibu tersebut dengan konsekwensi aku harus jalan kaki ke tempat kuliahku yang cukup jauh kalau ditempuh dengan jalan kaki. pasti aku akan terlambat tiba di ruang kuliah.

3. atau aku tidak perlu memberikan uang tersebut kepada siapapun, dengan aku naik bus IPB yang akan mengantarku sampai FPIK dan jalan kaki ke tempat kuliah dengan jarak yang juga tidak terlalu dekat.

Pokonya… hanya satu pilihan yang mungkin membuatku tidak terlalu terlambat hari itu. yaitu pilihan pertama.

Saat itu lah sebuah pikiran usil melintas. Bagaimana mungkin di Area KAMPUS sebesar IPB dengan jumlah mahasiswa lebih dari 10.000 orang, masih mungkin ada seorang ibu tua yang mencari nafkah dengan cara mengemis? tidakkah ada 1 dari ribuan “KAUM INTELEKTUAL” itu yang berusaha untuk meberdayakan orang-orang seperti ibu tua itu? pertanyaan aneh yang aku sendiri mungkin tidak dapat menjadi satu orang tersebut. Padahal, jika 10.000 mahasiswa tersebut ikhlas menymbangkan Rp. 1000 per bulan dan ada satu orang atau lembaga yang mengelolanya. orang-orang yang senasib ibu itu di IPB mungkin akan bernasib lebih baik. karena ada lebih dari Rp. 10.000.000,- uang yang terkumpul setiap bulan. angka yang tinggi untuk memberdayakan orang-orang seperti ibu tersebut. Tapi ini mungkin hanya khayalan usil saja.  semoga superman yang ditunggu-tunggu itu segera hadir.

Oke… berlanjut ke cerita.. setelah menimbang dan memikirkan dengan matang. akhirnya, apa keputusan yang kuperbuat? saya rasa jawabannya cukup saya saja yang tau. yang pasti saya telah memilih satu dari ketiga pilihan tersebut, dan saya tidak terlambat masuk ke ruangan kuliah. (aha_gambreng)

Comments (5)

Penjual CD Bajakan Makin Marak di Area Kampus

Posted on 05 December 2009 by aha_gambreng

Bogor, IPB, Bara dan sekitarnnya. belakangan ini, bara dan sekitarnya mendapat warna baru dari persaingan bisnis denga pasar utama adalah mahasiswa. Pemandangan baru tersebut adalah para pedagang VCD dan DVD bajakan yang semakin ramai menghiasi Bara (Babakan Raya) dan sekitarnya. tentu saja pedagangnya bukanlah mahasiswa. tapi bagaimana dengan komsumennya?

Tidak kurang dari 5 toko VCD dan DVD bajakan telah bebas dan terbuka menjajakan barang dagangannya. CD dan DVD tersebut adalah Film-film, musik dan lagu, serta software bajakan. hampir semua kebutuhan dan keinginan konsumen disediakan.

Memang di INDONESIA hal tersebut wajar-wajar saja, karena mungkin sudah menjadi sebuah kebudayaan mendapatkan sesuatu aapun caranya. namun yang menyebabkan itu menjadi kurang waja (red tidak wajar) adalah posisi dan konsumen perdagangan itu adalah mahasiswa. kaum yang sekian lama dipercaya memiliki tingkat intelektual tinggi.

Lahirnya Toko VCD Bajakan tentu saja mengikuti tingkat permintaan konsumen. jadi….

Comments (33)

Advertise Here

RELATED SITES

Random Quotes