Kontroversial Pra MPF
July 27, 2010
Hem.. baru-baru ini kita mendengar bahwa ada SK Rektor yang menyatakan larangan atas penyelenggaraan Pra MPF/MPD. SK tersebut sudah resmi dan ditanda-tangani oleh Rektor IPB. Inti dari SK tersebut adalah bahwa mahasiswa tidak deperkenankan menyelenggarakan kegiatan pra-MPF.
Namun, seberpa bijak SK tersebut kepada mahasiswa? Menurut beberapa panitia MPF (Fema red) ternyata keputusan tersebut dapat mengganggu jalannya kegiatan MPF pada hari H. Pasalnya, banyak yang harus dipersiapkan untuk penyelenggaraan MPF nanti. Jika tidak ada pra MPF, maka panitia akan kesulitan untuk mensosialisasikan kegiatan MPF. Panitia dan peserta pun akan sangat kesulitan untuk saling mengenal jika tidak dilaksanakan kegiatan diluar MPF.
Satu permasalahan yang juga timbul akibat SK tersebut adalah kurangnya sosialisasi kepada mahasiswa. Beberapa panitia mendapatkan informasi yang simpang siur terkait hal tersebut. Akibatnya, hingga saat ini tidak diketahui secara pasti, apa definisi yang dimaksud dengan “PRA MPF” itu sendiri. Dalam hal ini, terjadi simpang siur pengertian. Apakah pra MPF itu adalah segala rangkaian kegiatan yang mengandung aribut MPF, atau Rangkaian acara MPF di luar jadwal, atau pertemuan antara panitia dengan peserta. Tidak ada sosialisasi tentang batasan definisi Pra MPF yang dimaksud. (aha gambreng)
Raksasa Teknologi 2010
May 30, 2010
Yahoo.co.id-Microsoft raksasa teknologi dunia yang telah ‘menemani’ komputer dunia lebih dari 20 tahun. Keberadaan Microsoft di kancah teknologi tidak dapat dipandang sebelah mata lagi. Microsoft adalah perusahaan yang sangat diperhitungkan dalam kemajuan teknologi dunia.
Eksistensi mikrosoft di kancah teknologi ternyata tidak serta merta membawa mereka menjadi perusahaan teknologi terbesar dan paling berharga di dunia. Sebuah perusahaan yang menyumbang segudang inovasi teknologi, Aplle berhasil merebut tahta sebagai perusahaan teknologi paling berharga di dunia. Wall Street menghargai Apple di US$ 222,12 miliar dan Microsoft US$ 219,18 miliar.
Inovasi-inovasi yang di keluarkan Apple berupa i-phone, i-pad dan sebagainya berhasil membawa Aplle menjadi raja teknologi dunia. (aha-gambreng)
Arena Out Bound IPB
March 20, 2010
Hem… beberapa waktu lalu, aku sempat melangkahkan kaki menyusuri jalan-jalan kecil menuju LSI. Beberapa saat melangkah, aku terhenti sejenak di depan Fakultas Ekologi Manusia. mataku menoleh ke kiri. sebuah benda-benda aneh terlihat bergelantungan. apa itu? panjang-panjang, tinggi, putih, dan pada menggelantung membuatku penasaran. perlahan kakiku melangkah mendekatinya. Wah…… (Criiiing…) mataku berbinar takjub. Whaawooo…. sebuah arena Out bound.
Setidaknya, terlihat tiga arena bermain yang mungkin bisa di mainkan di tempat itu. pertama adalah, semacam tali gantung yang tiingginya 2-3 meter. arena ini dibuat memang khusus untuk anak-anak kecil yang berminat menguji nyali. walau tidak terlalu tinggi, tantangan pada arena tersebut sudah termasuk sulit. dalam satu arena “kecil” ini saja, ada lima rute yang memiliki tantangan dan tingkat kesulitan yang berbeda. Hem…
Disebelah arena pendek tersebut,ada arena yang wujudnya hampir sama dengan arena sebelumnya. Cuma, bedanya ketinggian arena ini dua kali dari arena sebelumnya yakni sekita 7 sampai 8 meter di atas permukaan tanah. (hemm… kalo di ukur dari permukaan laut sebrapa tinggi yakz?) walau merasa tidak terlalu tinggi. namun jika berdiri diatas ketinggian segitu, sudah cukup untuk membuat kaki gemetar. bagaimana tidak. kita hanya bertahan diatas dengan pertahanan dua utas tali. mengerikan!!!
melanjut ke arena berikutnya, memang rasanya out bout tidak lengkap tanpa mencoba flying fox. Nah, untuk itu ternyata di tempat itu juga sudah disediakan arena flying fox. meluncur dari ketinggian 20 meter dengan panjang luncuran sekitar 60 meter. hem… dapat menyembuhkan rasa lelah setelah mencoba dua arena sebelumnya.
Keberadaan arena Out Bound di daerah kampus, diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh kita mahasiswa IPB. Mengisi kesibukan kuliah dengan hal-hal yang menantang mungkit dapat mengurangi penatkany duduk di dalam kelas kuliah.
Walau merupakan games yang menyeramkan, namun kelengakapan keselamatan sudah tersedia. Standar keselamatan yang di terapkan sudah mencapai SNI, sehingga tidak perlu khawatir untuk mencobanya. (aha gambreng)
Menahan Gempuran Timnas Indonesia
February 3, 2010
Gym. 03 Januari 2010. Pertandingan persahabatan antara TIM FUTSAL NASIONAL dengan Tim Futsal IPB jadi dilaksakan di gyimnasiun IPB. Seperti dalam informasi yang beredar, bangku supporter gym mulai penuh sejak pukul 13.30. Pertandingan dimulai pada pukul 14.06 (jam saya). Pluit pembuka pertandingan mengawali pertempuran panas antara kedua tim.
Dari awal permain, Timnas Indonesia sudah menguasai lapangan permainan. Dengan Skill dan kekompakan Timnas, dalam beberapa menit mereka berhasil mencuri gol pemecah suasana. Ketinggalan satu gol pertama tidak menyurutkan semangat Tim IPB. Tim IPB tetap bertahan walau berada pada tekanan. Hingga pada menit ke 10 ,pemain IPB dengan no punggung 13 mendapatkan ‘hadiah’ kartu kuning karena melakukan pelanggaran keras di area pertahanan tim.
Semangat supporter terus didonorkan kepada tim IPB. Namun, apa boleh dikata. Semangat ternyata masih dapat di kalahkan oleh skill dan kekompakan. Dalam kondisi saat ini, TIMNAS memang belum bisa di sandingkan dengan TIM futsal IPB. Aksi cemerlang penjaga gawang TIM IPB masih saja bisa dibobol dengan gol-gol cantik pemain Timnas
Pertandingan berakhir setelah 2 x 30 menit bermain. Skor akhir menunjukkan angka yang layak didapatkan oleh satu TIM nasional yang akan segera bertanding di kejuaraan ASIA. Sekor 15 untuk TIMNAS dan 3 Untuk TIM IPB mengakhiri permainan.
“Tim IPB sudah bermain baik, namun mereka bermain kurang sabar dan masih perlu perbaikan pada teknik dasar permainan” Ungkap haidar salah satu pemain timnas dalam wawancara yang sempat dilakukan setelah pertandingan.
“Recent Comments” www.bloggeripb.org Suka Error
January 12, 2010
Sedikit heran, ketika saya ingin membaca komentar dalam tulisan bloggeripb.org dari Recent Comments… saya heran ketika meng-klik link tersebut kok malah kabur ke mana-mana? kalo ga salah kaburnya ke sini deh (http://humblediary.wordpress.com/2010/01/11/2nd-day-uas-the-morning/#comment-161) itu kenapa seh? apakah memang kerusakan, atau ada beberapa admin yang sengaja bermain dengan kode-kode blogger IPB. org?
Sebernarnya saya ga tahu dari mana sumber masalah itu. Awalnya dikira hanya error dikit atau error karena jaringan yang saya gunakan tidak stabil, atau laptop saya, atau rentalnya… tapi masa errornya sampai segitunya? buat admin, tolong di cek lagi deh. karena sangan tidak nyaman bermain di bloggeripb.org dalam kondisi seperti ini.
Makasih ya…
Antara Pengemis, Tukang Ojek, & Bus IPB
December 22, 2009
Ini cerita ketika salah satu mahasiswa bangun kesiangan. Hari senin beberapa waktu lalu. sata itu kuliah masuk pukul 08.00 dan baru berangkat dari kosan pukul 07.50. ruangan kuliahnya adalah di daerah yang cukup plosok di IPB. RK Wisma Pinus. Dengan semangat mahasiswa, langkah kupercepat. sambil berjalan cepat, tangan kananku mengocek kantong menyediakan uang 2.500 dengan niat akan di’ikhlaskan’ ke tukan ojek. Langkah semakin cepat dan semakin dekat dengan berlin, markasnya tukang ojek yang mencari mangsa di pagi hari.
Akhirnya langkah tiba di berlin. Perlahan kaki diangkan membebaskan diri dari cengkraman Bara dan bateng. Wushh…. semua diam sesaat. Uang 2500 di genggaman tangan kanan berteriak. “kemana aku akan di berikan?” seolah dia bertanya. Di hadapanku langsung terlihat tiga pilihan. semua berjejer memberikan pilihan kepadaku. lapis pertama adalah rombongan tukang ojek yang mereka masih terlihat kekar menghadapi hidup. lapis kedua adalah seorang ibu yang memegang kropak di tangannya dengan wajah penuh harap diberikan sumbangan. muka yang sudah tidak begitu tegar malawan kejamnya kehidupannya. dan jauh di depan sana sebuah bus IPB sedang parkir dan siap mengantarkan mahasiswa ke tempat kuliahnya masing-masing.
Hasilnya, jiwa iseng ku muncul… iseng2 iseng aku mikir, kemana 2500 itu akan ku gunakan,,,, karena dalam kondisi saat ini ada 3 kemungkinan dan tiga konsekwensi:
1. Uang 2500 di berikan kepada tukang ojek, dengan keuntungan yang kudapatkan adalah bisa sampai di tempat kuliah tidak “terlalu” terlambat. (tapi terlambat juga). namun artinya aku akan membiarkan ibu tua itu mengambil rizkinya dari orang lain yang aku khawatir jika semua mahaiswa berfikiran sama denganku. apa yang akan dimaka ibu dan anaknya sore ini?
2. Uang tersebut aku berikan kepada ibu tersebut dengan konsekwensi aku harus jalan kaki ke tempat kuliahku yang cukup jauh kalau ditempuh dengan jalan kaki. pasti aku akan terlambat tiba di ruang kuliah.
3. atau aku tidak perlu memberikan uang tersebut kepada siapapun, dengan aku naik bus IPB yang akan mengantarku sampai FPIK dan jalan kaki ke tempat kuliah dengan jarak yang juga tidak terlalu dekat.
Pokonya… hanya satu pilihan yang mungkin membuatku tidak terlalu terlambat hari itu. yaitu pilihan pertama.
Saat itu lah sebuah pikiran usil melintas. Bagaimana mungkin di Area KAMPUS sebesar IPB dengan jumlah mahasiswa lebih dari 10.000 orang, masih mungkin ada seorang ibu tua yang mencari nafkah dengan cara mengemis? tidakkah ada 1 dari ribuan “KAUM INTELEKTUAL” itu yang berusaha untuk meberdayakan orang-orang seperti ibu tua itu? pertanyaan aneh yang aku sendiri mungkin tidak dapat menjadi satu orang tersebut. Padahal, jika 10.000 mahasiswa tersebut ikhlas menymbangkan Rp. 1000 per bulan dan ada satu orang atau lembaga yang mengelolanya. orang-orang yang senasib ibu itu di IPB mungkin akan bernasib lebih baik. karena ada lebih dari Rp. 10.000.000,- uang yang terkumpul setiap bulan. angka yang tinggi untuk memberdayakan orang-orang seperti ibu tersebut. Tapi ini mungkin hanya khayalan usil saja. semoga superman yang ditunggu-tunggu itu segera hadir.
Oke… berlanjut ke cerita.. setelah menimbang dan memikirkan dengan matang. akhirnya, apa keputusan yang kuperbuat? saya rasa jawabannya cukup saya saja yang tau. yang pasti saya telah memilih satu dari ketiga pilihan tersebut, dan saya tidak terlambat masuk ke ruangan kuliah. (aha_gambreng)
Penjual CD Bajakan Makin Marak di Area Kampus
December 5, 2009
Bogor, IPB, Bara dan sekitarnnya. belakangan ini, bara dan sekitarnya mendapat warna baru dari persaingan bisnis denga pasar utama adalah mahasiswa. Pemandangan baru tersebut adalah para pedagang VCD dan DVD bajakan yang semakin ramai menghiasi Bara (Babakan Raya) dan sekitarnya. tentu saja pedagangnya bukanlah mahasiswa. tapi bagaimana dengan komsumennya?
Tidak kurang dari 5 toko VCD dan DVD bajakan telah bebas dan terbuka menjajakan barang dagangannya. CD dan DVD tersebut adalah Film-film, musik dan lagu, serta software bajakan. hampir semua kebutuhan dan keinginan konsumen disediakan.
Memang di INDONESIA hal tersebut wajar-wajar saja, karena mungkin sudah menjadi sebuah kebudayaan mendapatkan sesuatu aapun caranya. namun yang menyebabkan itu menjadi kurang waja (red tidak wajar) adalah posisi dan konsumen perdagangan itu adalah mahasiswa. kaum yang sekian lama dipercaya memiliki tingkat intelektual tinggi.
Lahirnya Toko VCD Bajakan tentu saja mengikuti tingkat permintaan konsumen. jadi….
Feel free to leave a comment...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!


