Cari berita terkini? Lewat Twitter saja!
February 14, 2010
Kalau kita hendak mencari berita-berita terbaru dengan cepat, biasanya akan mencarinya di situs-situs berita seperti Kompas.com atau yang lainnya. Namun, jika ingin yang benar-benar terbaru, cari saja di Twitter. Situs microblogging ini sudah seperti situs berita saja, walaupun memang berita yang disajikan berasal dari para penggunanya, bukan wartawan (citizen journalism). Ibaratnya berita-berita di Twitter ini seperti running text yang biasanya ada di televisi.
Memang, posting berita yang ada sangat singkat (karena memang hanya dibatasi 140 karakter). Namun yang paling penting adalah bahwa posting-posting tersebut sangat up to date (biasanya cuma berselang beberapa menit). Jadi misalnya kita mendengar kabar bahwa ada banjir di Bogor, bisa langsung mengunjungi Twitter, lalu cari tentang “bogor banjir”. Untuk sekedar mencari posting, kita tidak perlu registrasi terlebih dahulu. Hasil pencarian secara realtime pun akan langsung ditampilkan. Biasanya posting mengandung link ke berita yang lebih lengkap.
Sebaiknya kita tidak hanya menjadi sekedar pembaca, namun juga turut berpartisipasi “melaporkan” apa yang sedang terjadi saat ini di sekitar kita. Sesuai tagline Twitter, Share and discover what’s happening right now, anywhere in the world. Untuk turut berpartisipasi, kita perlu registrasi terlebih dahulu. Jangan cuma jadi pemirsa, tapi jadilah wartawannya juga :)
Namun tidak semua posting di Twitter bernilai berita. Sebagian hanyalah curhat atau posting tidak jelas dari para penggunanya, mirip seperti status di Facebook. Maklum, situs ini selain sebagai situs microblogging juga difungsikan sebagai situs jejaring sosial untuk berkomunikasi antar anggotanya.
Jadi, ingin berita cepat, singkat, padat, tapi kadang nggak jelas? Buka Twitter, dan cari di sana.
Beberapa fakta tentang Opera Mini
January 30, 2010
Sebagai pengguna setia Opera Mini, berikut akan saya berikan beberapa hal (sedikit teknis) yang mungkin perlu diketahui tentang mobile browser hebat ini, berdasarkan pengalaman dan sedikit pengetahuan tentang teknologi web yang ada di zaman ini.
Jadi, Opera Mini itu…
1. Menggunakan server transcoder
Halaman yang kita lihat, gambar-gambarnya, bahkan data username dan password kita tidak langsung menuju server web tujuan, melainkan harus melalui server transcoder Opera Mini dulu untuk diolah. Server transcoder ini bertindak sebagai perantara agar halaman web bisa ditampilkan dengan baik di HP, sekaligus kompresi. Pembahasannya pernah aku posting di sini.
2. Dukungan JavaScript terbatas
Opera Mini sebenarnya tidak mendukung JavaScript. JavaScript sendiri akan diolah di server transcoder, baru kemudian hasilnya dikirim ke HP. Jadi Opera Mini tidak mengeksekusi kode JavaScript, tetapi hanya menampilkan hasil eksekusi yang dilakukan di server transcoder itu. Begitu pula dukungan untuk AJAX. Jadi interaktifitas halaman web di Opera Mini sedikit berkurang.
3. Yang dikirim ke HP bukan HTML
Melainkan OBML, yaitu halaman web yang sudah diformat oleh server transcoder agar bisa dibaca oleh Opera Mini. Karena itu, jika kita menyimpan halaman web di Opera Mini, hasilnya adalah file OBML yang tidak bisa dibaca oleh browser di komputer.
4. Menggunakan alamat IP khas
Lagi-lagi, karena menggunakan server transcoder, maka jika kita mengunjungi suatu halaman web, yang tercatat oleh web itu adalah alamat IP dari server transcoder Opera Mini. Jadi, jika web itu punya pencatat alamat IP, akan terlihat bahwa Anda membukanya menggunakan Opera Mini.
5. Lebih cepat mengakses web luar negeri
Ya, karena server transcoder ini berada di luar negeri, maka situs web yang di-hosting di luar negeri akan lebih cepat diakses. Maka jangan heran jika ada situs web Indonesia yang lebih lama untuk dibuka di Opera Mini. Hal ini berkebalikan dengan akses dari komputer yang menggunakan ISP Indonesia.
6. Menggunakan mesin layout yang sama dengan Opera
Server transcoder Opera Mini menggunakan mesin layout yang sama dengan Opera desktop. Jadi hasilnya pun bisa jadi sebagus jika kita membukanya dari Opera di komputer. Inilah keunggulan terbesar dari Opera Mini dibanding browser mobile lainnya.
7. Kompresi yang menghemat pulsa
Tingkat kompresi halaman web sebelum dikirim ke HP cukup besar. Jadi perbedaan pemakaian pulsa untuk transfer data dibanding browser HP tanpa kompresi cukup signifikan. Namun Opera Mini terbaru (versi 5 beta) sepertinya tingkat kompresi datanya tidak sebesar versi 4. Jadi pemakaian pulsa untuk Opera Mini versi baru sedikit lebih banyak.
8. Server transcoder itu juga perlu biaya
Tentu saja, mereka juga sederetan komputer yang pasti butuh listrik dan lain-lain, dan biayanya sepertinya tidak sedikit. Untungnya, pihak Opera (yang notabene adalah sebuah perusahaan besar) memberikan pelayanan ini dengan gratis. Hal ini yang menyebabkan Opera Mini masih belum tersaingi oleh browser mobile lain.
Mungkin hanya itu saja. Silakan jika ada yang ingin menambahkan atau mengoreksi.
Kami benci Internet Explorer
January 22, 2010
Judul yang sangat provokatif. Tapi memang itu kenyataannya. Siapa sih orang di zaman sekarang yang tidak benci dengan Internet Explorer alias IE :-) Bahkan Microsoft kabarnya didenda sekian juta dollar karena selalu menyertakan IE dalam paket Windosnya dan bukan Firefox atau yang lainnya.
Ya, memang browser bawaan Windos ini masih menempati urutan teratas browser yang paling banyak dipakai di dunia. Namun, betapa banyak keluhan di internet mengenai buruknya browser ini. Selain keluhan dari para pengguna internet biasa, sebenarnya yang paling membenci IE adalah para pengembang website (web developer). Setahu saya, browser yang paling dibenci oleh para web developer adalah IE ini :-)
Kenapa demikian? Banyak alasan kenapa para pengembang website membenci IE. Kebanyakan terkait dengan masalah desain web. Seorang pengembang web (lebih spesifik lagi, desainer web) mungkin saja mendesain websitenya di dalam lingkungan browser seperti Firefox, Opera, atau yang lainnya. Namun saat diujicobakan ke IE, bisa jadi hasilnya hancur.
Para desainer web memang harus melakukan kerja ekstra dan penangangan khusus untuk menangani IE. Ibaratnya IE adalah orang yang perlu kebutuhan khusus. Namun memang begitulah kenyataannya. Hal ini disebabkan karena IE, sebagaimana produk Mikrosof lainnya, selalu keluar dari standar web yang sudah ditetapkan, dan berusaha menciptakan standar baru, sehingga dia “lain dari yang lain”.
(Bahkan setahu saya, perlu penanganan khusus dalam CSS dan JavaScript untuk IE)
Dan alasan saya pribadi membenci IE adalah karena dia tidak bisa diinstal apalagi dijalankan di Ubuntu atau distro Linux lainnya dengan baik. Kalaupun bisa dengan Wine, tapi masih menggunakan mesin yang sama dengan Firefox, sehingga percuma saja. Padahal yang diperlukan untuk testing web adalah mesinnya. Selain itu, juga karena itu tadi, perlu “hack” khusus supaya website kita juga bisa tampil dengan baik di IE.
Yah, karena saya sudah lama tidak menggunakan IE, jadi tidak bisa berkomentar lebih banyak lagi. Lagipula IE yang dulu saya gunakan adalah IE versi lama. Tidak tahu kalau IE yang baru sudah sedikit “berbenah” (tapi sepertinya tidak juga :-P).
Alasan terakhir: karena Firefox jelas jauh lebih baik.

Seandainya Google tutup…
December 28, 2009
Ya, selama ini kita mendapati Google selalu buka 24 jam. Pernah membayangkan bagaimana seandainya sang raja internet itu tutup? Sambil iseng, saya membuat yang seperti ini (klik untuk memperbesar).
Haha, sayangnya yang seperti ini mungkin tidak akan pernah terjadi :D
Liburan yang nggak pulang
December 27, 2009
Seperti biasa, masa-masa akhir tahun seperti ini IPB mengadakan acara liburan yang cukup panjang. Acara tahunan ini menggabungkan dua buah liburan, yaitu libur 25 Desember dan 1 Januari. Jadi, jarak antara kedua tanggal itu dijadikan libur semuanya, yang juga bisa diartikan sebagai liburan satu tahun. Dihitung-hitung, ada 10 hari libur. Cukup banyak sebenarnya, tapi karena beberapa hal, dalam liburan kali ini ane nggak kembali pulang ke rumah (walaupun keinginan pulang cukup besar).
Salah satu alasannya adalah saran dari orangtua agar pulang setelah UAS sekalian, kira-kira akhir Januari. Sebenarnya bukan itu alasan utamanya, tapi lebih karena banyak agenda dan tugas yang menanti di akhir liburan.
Salah satu tugas yang dibebankan adalah proyek pembuatan website. Ya, beberapa hari yang lalu ane mencoba “melamar” sebagai web developer di “perusahaan” milik seorang senior. Belum bisa dipastikan apakah aku diterima atau belum, tapi yang jelas aku diberi waktu satu minggu untuk mempelajari pembuatan website, dalam hal ini menggunakan Joomla!, kemudian dilihat hasilnya untuk proses lebih lanjut.
Jadilah selama beberapa hari ini aku berkutat dengan yang namanya Joomla! ini. Karena itu pula hampir setiap hari aku pergi ke kampus, tentu saja untuk internetan gratis :-) sambil mencari bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat website. Sambil dilanda frustasi beberapa hari karena memakai Joomla! ternyata cukup ribet dan membingungkan.
Selain itu, tugas-tugas kuliah pun tidak mau kalah. Ada dua tugas liburan yang harus selesai pada akhir liburan. Dan ternyata belum ada satupun yang beres :-)
Bisa dibilang, untung saja liburan kali ini nggak pulang, karena jika pulang, maka di rumah hanya akan ada pengangguran besar-besaran. Lebih baik memanfaatkan liburan untuk hal-hal yang harus dikerjakan, juga untuk belajar berhubung sebentar lagi akan diadakan acara UAS.
(Ah, belajar apanya? Internetan melulu padahal…)
wxMaxima, software matematika handal
December 17, 2009
Bagi Anda yang menggeluti bidang matematika, ada sebuah software yang mungkin akan sangat membantu dalam memecahkan berbagai persoalan terkait aljabar. Software ini termasuk keluarga CAS (Computer Algebra System), atau sistem aljabar komputer. Dari namanya sudah jelas, bahwa kegunaan software jenis ini adalah untuk membantu perhitungan aljabar secara otomatis dengan bantuan komputer, alih-alih sekedar corat-coret di atas kertas.
Ada banyak software CAS yang beredar. Ada yang sangat terkenal (tapi juga sangat mahal) seperti Scientific WorkPlace, Mathematica, dan Maple, ada juga yang gratis bahkan open-source. Salah satu software CAS yang gratis dan open-source adalah Maxima. Namun, si Maxima ini hanyalah mesinnya. Artinya, tanpa GUI dan hanya berjalan di mode teks (command line).
Salah satu GUI Maxima yang sangat bagus adalah wxMaxima. Dengan wxMaxima, Anda tidak perlu terlalu banyak mengetik perintah-perintah untuk membuat suatu perhitungan, cukup dengan klik beberapa tombol. Namun, tidak semua fungsi yang disediakan oleh Maxima dapat dilakukan hanya dengan klik di wxMaxima ini. Kebanyakan fungsi “tersembunyi” dan masih perlu mengetik perintah secara manual. Mirip seperti programming sederhana.
wxMaxima dapat melakukan operasi-operasi antara lain:
- Integral dan diferensial
- Matriks: invers, determinan, perkalian, dsb
- Penyederhanaan fungsi
- Mencari akar suatu fungsi
- Faktorisasi fungsi
- Ekspansi fungsi
- Limit
- Pembuatan grafik (2D dan 3D)
Daftar di atas hanyalah sebagian kecil saja yang dapat dilakukan oleh Maxima. Fungsi-fungsi lain, yang ada dalam matematika “tingkat tinggi” juga dapat dilakukan olehnya. Begitu pula perhitungan bilangan-bilangan sangat besar dengan cepat. Output perhitungan dapat disimpan sebagai gambar maupun sebagai kode LaTeX untuk pemformatan lebih lanjut.
Dengan software CAS seperti ini, kita tidak perlu lagi repot-repot melakukan perhitungan secara manual selama berjam-jam. Cukup dengan input perintahnya, dan kemudian sang CAS akan segera menyajikan hasilnya untuk Anda. Cocok bagi para pelajar untuk mengecek kebenaran hasil perhitungan mereka, atau bagi mereka yang menginginkan solusi mudah tanpa harus corat-coret di atas kertas (yang juga belum tentu ketemu hasilnya).
wxMaxima untuk Windows dapat Anda download di sini. Sedangkan untuk Linux Ubuntu atau Debian dapat langsung Anda instal melalui repository dengan paket bernama “wxmaxima”.
Selamat menikmati matematika yang lebih mudah ^^
Dual-booting vs. virtualisasi
December 13, 2009
Bagi Anda yang hendak menggunakan lebih dari satu sistem operasi (OS) pada satu komputer, biasanya dihadapkan pada dua pilihan, yaitu dengan cara dual-booting maupun dengan virtualisasi. Bagi yang belum tahu, dual-booting adalah teknik menginstal dua atau lebih OS pada satu komputer, di mana masing-masing OS terinstal dan berjalan secara mandiri, dan Anda hanya dapat menggunakan salah satu OS saja pada satu waktu. Anda harus memilih akan menggunakan OS yang mana pada saat menghidupkan komputer.
Virtualisasi adalah menginstal dan menjalankan suatu OS di atas OS lain sebagai host, yaitu dengan menggunakan program berjenis mesin virtual (virtual machine). Contoh program aplikasi mesin virtual yang gratis adalah VirtualBox. Jadi dengan mesin virtual ini Anda dapat menjalankan suatu OS, katakanlah Linux pada OS lain, misalnya Windows. Dengan virtualisasi ini, maka Anda seolah-olah mempunyai sebuah komputer lain di dalam komputer Anda, dan Anda dapat menjalankan beberapa OS sekaligus dalam satu waktu.

Windows XP yang berjalan di atas Linux Ubuntu
Masing-masing cara di atas memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Berikut ini akan coba ane paparkan beberapa di antaranya.
Dual-booting
Kelebihan
- Secara umum lebih cepat, karena masing-masing OS berjalan secara mandiri.
- Sumberdaya hardware pada komputer dapat dimanfaatkan dengan sepenuhnya oleh sang OS.
- Kedua OS dapat bertukar data dengan mudah, asalkan saling mendukung format sistem file pada harddisk.
- Ideal untuk penggunaan sehari-hari, yang membutuhkan performa penuh komputer.
Kekurangan
- Hanya dapat menjalankan salah satu OS saja pada satu waktu.
- Perlu me-restart komputer jika ingin berpindah dari satu OS ke OS yang lain.
- Prosedur instalasi dan konfigurasi untuk dual-booting cukup rumit dan beresiko tinggi (kehilangan data), terutama pada saat partisi harddisk.
Virtualisasi
Kelebihan
- Dapat menjalankan beberapa OS sekaligus dalam satu waktu (asal spesifikasi komputer mencukupi).
- Hanya perlu menjalankan program untuk menjalankan atau mengakhiri suatu OS, tidak perlu me-restart komputer.
- Kerusakan pada OS yang divirtualisasikan tidak akan berpengaruh apapun pada OS yang menjadi host (yang menjalankannya).
- Prosedur instalasi OS menjadi mudah, tanpa harus bingung dengan hal-hal teknis seperti partisi harddisk.
- Ideal untuk sekedar mengetes suatu OS, atau sekedar menjalankan suatu program yang tidak dapat berjalan pada OS host (misalnya hendak menjalankan Microsoft Office atau CorelDRAW pada Linux).
Kekurangan
- Secara umum lebih lambat, karena harus berbagi sumberdaya prosesor dan memori dengan OS host.
- Tidak dapat menggunakan secara penuh hardware pada komputer, karena hardware yang digunakan oleh sang OS virtual pun sifatnya juga virtual (tidak memakai hardware komputer yang sesungguhnya).
- Sharing file antara host dengan OS yang divirtualisasikan tidak dapat dilakukan secara langsung, perlu beberapa konfigurasi.
Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan cara dual-booting dan virtualisasi. Jadi, sesuaikan dengan kebutuhan Anda, apakah Anda hendak menggunakan cara dual-boot atau virtualisasi. Jika ingin penggunaan penuh, gunakan dual-booting. Namun jika hanya digunakan sekali-kali atau hanya mengetes, lebih baik gunakan virtualisasi, dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Code is poetry
December 5, 2009
Terjemahan bebasnya barangkali “kode adalah puisi”.
Sebenarnya jargon itu adalah milik WordPress.org, sebagai tagline mereka. Tapi entah kenapa aku jadi menyukainya :P Mungkin karena memang kami para mahasiswa ilmu komputer yang hampir setiap hari harus berurusan dengan kode (program). Jadi mau nggak mau kami pun harus “mencintai” kode-kode itu, meskipun kadang bisa membuat gila :D
Ya, kode ibarat puisi. Tidak mudah untuk membuatnya, tidak mudah pula untuk menafsirkan isinya. Setiap yang membaca punya imajinasi sendiri-sendiri saat mencoba memahaminya. Dan kadangkala puisi itu begitu abstrak dan tidak bisa dipahami, yang mencerminkan ketinggian bahasa sang pembuatnya :P
Kode program juga memiliki nilai estetika tersendiri. Coba lihat, betapa indahnya susunan sintaks dan simbol-simbol yang berwarna-warni itu. Ada perasaan yang tak terlukiskan dengan kata-kata saat memandang rentetan kode program yang tersusun rapi membentuk sebuah rangkaian puisi yang indah.
function nevermind () {
foreach ($problems as $life => $problem) {
forget ($problem);
free_memory ();
}
}
Hmm… Dan mungkin sedikit puisi romantis…
$timeWaiting = 0;
while (!$you->near($me)) {
$me->thinkAbout($you);
switch (true) {
case $timeWaiting < 5:
$me->wait($you);
break;
case $timeWaiting < 10:
$me->worry();
break;
case $timeWaiting < 20:
$me->lookFor($you);
break;
case $timeWaiting < 40:
$me->worry();
$me->lookFor($you);
break;
case $timeWaiting < 80:
$me->worry();
$me->cry();
$me->lookFor($you);
$me->lookFor($you);
$me->lookFor($you);
break;
case $timeWaiting < 160:
$me->worry();
$me->cry();
$me->drink();
$me->lookFor($you);
$me->lookFor($you);
$me->lookFor($you);
$me->thinkAbout($you);
$me->thinkAbout($you);
$me->cry();
$me->lookFor($you);
$me->lookFor($you);
$me->drink();
$me->drink();
break;
default:
throw new CanLiveWithoutYou();
die("alone");
}
$timeWaiting++;
}
$me->happy = true;
Maka inilah puisi kami, dan dengannya kami mengekspresikan diri…
Ghurabaa
December 3, 2009
??? ?????? ?? ???? ???? ?????? ??? ????
? ??? ?????? ?? ???? ??? ? ????? ?? ???? ??????
? ???? ? ????? ?? ???? ??????
? ???? ??? ????? ? ????? ?? ?????? ???????
? ??? ?????? ?? ????
??? ?? ???? ???? ?????
??? ??? ?????? ??? ????
??? ???! ?? ?????? ???? ??? ?? ???? ? ??? ?????
??? ?? ??????
???? ??? ???????? ?? ?????
? ???? ??? ??? ?? ???? ????
…
Bukanlah orang asing itu mereka yang berpisah dari negeri mereka dan mengucapkan selamat tinggal sekarang.
Tapi orang asing itu ialah mereka yang tetap serius dikala manusia di sekelilingnya asyik bermain-main,
Dan tetap terbangun ketika manusia disekelilingnya asyik tidur dengan lenanya,
Dan tetap mengikuti jalan lurus dikala manusia dalam kesesatannya tenggelam
tanpa arah.
Dan benarlah seorang penyair ketika dia berkata:
“Berkata kepadaku para sahabat, ‘aku melihatmu sebagai orang asing’,
Di antara orang banyak ini tanpa teman dekat,
Maka aku berkata, sekali-kali tidak!
Bahkan orang banyak itulah yang asing, sedang aku berada di kehidupan ini dan inilah jalanku”
Inilah orang asing itu.
Asing di sisi mereka yang hidup sia-sia di antara manusia.
Tetapi disisi Rabb-nya, mereka berada di tempat yang mulia…
***
“Islam datang dalam keadaan asing. Dan ia akan kembali menjadi asing sebagaimana kedatangannya. Maka beruntunglah orang-orang yang asing itu.” [HR. Muslim]
Untuk apa sih belajar ini?
November 30, 2009
Mungkin kita sering bertanya yang seperti ini, tentang apa gunanya mempelajari suatu pelajaran tertentu. Mungkin karena kita tidak menyukai pelajaran itu, atau karena kita tidak mengerti apa yang diajarkan, atau karena kita tidak tahu apa manfaat pelajaran itu.
Misalkan kita ambil contoh yang mudah, yaitu pelajaran matematika. Kita biasanya berpikir, untuk apa sih belajar hitung-hitungan yang sangat rumit seperti ini, toh nanti tidak akan dipakai juga dalam hidup?
Well, pertanyaan itu tidak sepenuhnya salah, namun juga tidak sepenuhnya benar. Mungkin kita tidak sadar bahwa dari pelajaran matematika itulah teknologi dapat berkembang sampai seperti sekarang. Ya, yang namanya ilmu dasar pastilah kelihatan “tidak berguna”. Namun, tanpa ilmu-ilmu dasar semacam itu, tidak akan ada penerapan ilmu itu dalam kehidupan.
Kita ambil contoh lagi. Tanpa adanya ilmu-ilmu kimia dan fisika dasar, tidak akan ada alat elektronik karena “elektron” sendiri berasal dari ilmu kimia dan fisika. Tanpa adanya teori mekanika kuantum, takkan ada pula pembangkit listrik tenaga nuklir. Tanpa adanya teori aljabar Boolean, takkan tercipta sistem komputer yang ada seperti sekarang ini. Dan masih banyak lagi.
Ya, tidak ada ilmu yang benar-benar sia-sia. Kalaulah memang benar-benar tidak berguna bagi kita dan benar-benar tidak kita butuhkan, sadarlah bahwa ilmu itu masih ada gunanya bagi sang pengajar. Ketahuilah, bahwa dengan mengajarkan ilmu yang “tidak berguna” itu para guru atau dosen dapat menafkahi keluarganya.
Jadi, adakah ilmu yang benar-benar tidak berguna?




