Posted on 20 February 2009 by miezfy
Anyone can stand by you when you are right, but a Friend will stand by you even when you are wrong...
A simple friend identifies himself when he calls. A real friend doesn't have to.
A simple friend opens a conversation with a full news bulletin on his life. A real friend says, "What's new with you?"
A simple friend thinks the problems you whine about are recent. A real friend says, "You've been whining about the same thing for 14 years. Get off your duff and do something about it."
A simple friend has never seen you cry. A real friend has shoulders soggy from your tears.
A simple friend doesn't know your parents' first names. A real friend has their phone numbers in his address book.
A simple friend hates it when you call after he has gone to bed. A real friend asks you why you took so long to call.
A simple friend seeks to talk with you about your problems. A real friend seeks to help you with your problems.
A simple friend, when visiting, acts like a guest. A real friend opens your refrigerator and helps himself.
A simple friend thinks the friendship is over when you have an argument. A real friend knows that it's not a friendship until after you've had a fight.
A simple friend expects you to always be there for them. A real friend expects to always be there for you
Posted on 19 February 2009 by miezfy
Dubai berencana akan membangun hotel di dalam air dengan kedalaman sekitar 20 meter dengan nama Hydropolis dan akan mempunyai 220 kamar yang berbentuk seperti gelembung
Pada bagian dasar hotel akan terdapat sebuah terowongan dengan panjang 515 meter yang dapat mengantar penumpang untuk melihat keindahan bawah laut dengan kereta otomatis.
Hotel ini rencananya akan selesai pada tahun 2009 dan akan "menelan" biaya sekitar US$ 600 juta.
Bila anda berencana untuk "mencicipi" suasana hotel bawah laut ini, siapkan uang anda minimal Rp. 50.000.000 per malam (maaf, itu bukan per bulan yah). . . . . :D
HP terbaru dari Sony Ericsson
Posted on November 6th, 2007 by Otakku
Sony Ericsson akan mengeluarkan 3 HP terbaru mereka bersamaan dengan musim liburan tahun ini (akhir tahun).
3 seri terbaru mereka adalah W890i, W380i dan K660i
W890i adalah HP dengan fungsi 3G, Walkman, 3,2 MP unuk kamera dan menggunakan software terbaru (Sony's walkman media player).
W380i adalah HP seri Walkman untuk mid-level yang mempunyai fungsi Gesture (gerakan) untuk menjalankan beberapa fungsi di dalamnya.
K660i dengan display yang dapat dilihat secara vertikal dan horisontal sehingga memudahkan kita terutama pada saat browsing.
Selain itu, ada cursor on screen ala Opera yang tentu saja lebih memudahkan dalam melakukan klik pada saat kita sedang browsing (berselancar).
Jadi kita tunggu saja kehadirannya di Indonesia sebentar lagi.
Sumber berita
Sony Ericsson’s three rumored phones, W890i, W380i and K660i by Nov 6th!
Posted on 19 February 2009 by miezfy
Kamis, 19/02/2009 07:51 WIB Cetak | Kirim
Belum apa-apa, AS sudah menuai banyak masalah di Afghanistan. Baru sekitar satu pekan tentara AS dalam jumlah besar mendarat di Afghanistan, mereka sudah kehilangan senjatanya. Jumlahnya tidak tanggung-tanggung, mencapai hampir sepertiga persediaan senjata mereka atau lebih tepatnya sekitar 87.000 buah senjata. Ini menurut laporan pemerintah AS sendiri yang dilansir CNN.
AS sendiri mengirim pasukan sebanyak 17.000 dan menargetkan akan terus ditambah hingga menjadi 70.000 orang dengan total jumlah senjata sampai 242.000 buah. Khusus untuk persenjataannya saja, AS sudah mengeluarkan biaya lebih dari 120 juta dollar AS dengan item senapan angin, senapan mesin, dan roket. Total, kongres AS menggelontorkan dana untuk perang Afgahnistan kali ini sebesr 16,5 milyar dollar AS.
Pemerintah AS pun ternyata selama ini kesulitan mengumpulkan (atau meminta) senjata kepada negara lain, sedangkan saat ini mereka mengaku membutuhkan tambahan senjata sebanyak 135.000 buah.
Banyak pihak yang menduga dan curiga kalau senjata yang hilang itu sebenarnya dijual oleh tentara AS sendiri kepada orang Afghansitan. (sa/cnn)
www.eramuslim.com
Posted on 19 February 2009 by miezfy
Ada seorang ayah yang menjelang ajalnya di hadapan sang Istri berpesan DUA hal kepada 2 anak laki-lakinya :
- Pertama : Jangan pernah menagih hutang kepada orang yg berhutang kepadamu.
- Kedua : Jika pergi ke toko jangan sampai mukanya terkena sinar matahari.
Waktu berjalan terus. Dan kenyataan terjadi, bahwa beberapa tahun setelah ayahnya meninggal anak yang sulung bertambah kaya sedang yang bungsu menjadi
semakin miskin.
Pada suatu hari sang Ibu menanyakan hal itu kepada mereka.
Jawab anak yang bungsu :
"Ini karena saya mengikuti pesan ayah. Ayah berpesan bahwa saya tidak boleh menagih hutang kepada orang yang berhutang kepadaku, akibatnya modalku susut
karena orang yang berhutang kepadaku tidak membayar sementara aku tidak boleh menagih".
"Juga Ayah berpesan supaya kalau saya pergi atau pulang dari rumah ke toko dan sebaliknya tidak boleh terkena sinar matahari. Akibatnya saya harus naik
becak atau andong, padahal sebetulnya saya bisa berjalan kaki saja, tetapi karena pesan ayah itu, akibatnya pengeluaranku bertambah banyak".
Kepada anak yang sulung yang bertambah kaya, sang Ibu pun bertanya hal yang sama.
Jawab anak sulung :
"Ini semua adalah karena saya mentaati pesan ayah. Karena Ayah berpesan supaya saya tidak menagih kepada orang yang berhutang kepada saya, maka saya tidak
pernah menghutangkan sehingga dengan demikian modal
tidak susut".
"Juga Ayah berpesan agar supaya jika saya berangkat ke toko atau pulang dari toko tidak boleh terkena sinar matahari, maka saya berangkat ke toko sebelum
matahari terbit dan pulang sesudah matahari terbenam.
Karenanya toko saya buka sebelum toko lain buka, dan tutup jauh sesudah toko yang lain tutup."
"Sehingga karena kebiasaan itu, orang menjadi tahu dan tokoku menjadi laris, karena mempunyai jam kerja lebih lama".
MORAL CERITA :
Kisah diatas menunjukkan bagaimana sebuah kalimat di tanggapi dengan presepsi yang berbeda. Jika kita melihat dengan positive attitude maka segala kesulitan
sebenarnya adalah sebuah perjalanan membuat kita sukses tetapi kita bisa juga terhanyut dengan adanya kesulitan karena rutinitas kita... pilihan ada di
tangan anda.
'Berusahalah melakukan hal biasa dengan cara yang luar biasa'
www.lautanindonesia.com
Posted on 18 February 2009 by anggianidini
pengalaman PL dua hari yang lalu membuat gw sedikit rilex dan berusaha untuk gak mau kalah dengan keadaan….
pagi ini, hari ketiga PL, gw dan poppy akan berusaha mengubah keadaan kami yang pengangguran berat menjadi lebih baik….
pagi tadi, jam 7.15 kami sampe kantor dan gak seperti dua hari kemarin, jam segini masih sepi. Padahal kemarin baru aja upacara kesadaran tapi kok malah jadi gak sadar….hehehe, just kidding…
sampe kantor kita langsung ngenet bentar sambil nyari bahan PCA. Terus diskusi rencana kerja kasar kami.
Jam 10an kami pergi berkenalan dengan staff lainnya di lantai ini (kami baru dapet ruangan kemarin siang dan belum sempet berkenalan). Dari perkenalan ini, kami mendapat dua pasien yang minta diolahkan datanya. Alhamdullilah, kami gak jadi pengangguran lagi.
Setelah itu ke perpustakaan mencari bahan laporan akhir (memanfaatkan waktu luang…^_^).
Jam12 makan siang pake bakmi (agak sedikit aneh, bakmi-nya pake acar timun dan gak ada sambelnya, tapi adanya cabe rawit yang ijo-ijo).
setelah makan siang, kami beli makan malam. Eh, ada rezeki nomplok, pak Alif membayari semua orang yang ada di kantin itu termasuk kami, padahal kami baru kenal senin kemarin. Lumayannnn…(agak sedikit gak enak sih, coz makanan yang kita beli banyak….titiapn tanzil dan nely)
setelah itu ketemu pembimbing 1 (pak Syaiful). Seneng ketemu pak syaiful siang ini. Beliau mengingatkan kami bahwa kami (mahasiswa yang praktek lapang di tempat ini) bukan buruh ngolah data….harus ada interaksi (memberi ilmu dan menerima ilmu)
next…apa lagi yah yang akan kami temui di sini?
semoga hal yang labih baik dan menyenangkan…
semangat!!!
GAK MAU KALAH DENGAN KEADAAN YANG SEPERTI INI…..TETEP BERUSAHA SEMAKSIMAL MUNGKIN
BE VIGOROUS

Posted on 18 February 2009 by miezfy
Telah lama aku pergi menggalkan semuanya
sendiri.....
terpisah....
jauh mengejar mimpiku saja
seakan tak pernah peduli jiwa-jiwa yang pernah bermain bersama
rasa bersalahkah ini?? atas langkah yang hilang bertahun2 lamanya
atas pkebersamaan yang tak kunjung ada
atas masa lalu yang terlupakan begitu saja
ataukah hanya sekedar kerinduan....?
karena bertahun lamanya tak menatap senyum dan tawa itu
karena bertahun lamanya aku pergi bersama keegoisanku...
Mimpi...kenapa hanya padaku kau datang dan menghanpiri
Mimpi...kenapa karena mu harus kutinggalkan semua masa lalu ku...
kini...aku hanya bisa terdiam menyaksikan rangkaian kisah hidup masa laluku
diam....dan tak berbuat apa-apa
bukan persahabatan laskar pelangi yang terjadi....
hanya sepotong kisah kanak-kanak yang tinggal kenangan saja
maka....kubiarkan bayang-bayang masa lalu itu tergantikan oleh tawa-tawa mungil yang berlari dari kejauhan, menggapai tanganku dan memanggilku...kakak...
ya...anak-anak pengukir masa depan itu. tak akan kubiarkan mereka tumbuh tanpa mimpi.
untuk adik-adikku....untuk teman-temanku...hiduplah dengan mimpi....hiduplah dengan cita-cita... mengandalkan keberadaan untuk menggapai masa depan adalah sulit bagi kita. maka....hanya mimpi yang dapat membuat kita memiliki masa depan secerah mentari. aku sudah buktikan itu....
cobalah....dan ajarkan pada anak-anak pengukir sejarah bangsa ini.
ajari mereka untuk bermimpi
ajari mereka cara untuk meraihnya
ajari mereka untuk lebih banyak memberi...
ajari mereka dengan...TAQWA....
untuk semua praktisi akademika....ukirlah mimpi-mimpi untuk meraih masa depan...dan buat;ah penerus kita untuk memikirkannya juga
Posted on 17 February 2009 by anggianidini
harapan yang terlalu tinggi terhadap praktek lapang membuat gw kecewa berat saat menjalani hari pertama PL.
Gak jelas, jobdesk di sini belum jelas, dan terkatung-katunglah gw dan poppy di hari pertama kami praktek lapang.
Kami gak bisa menerima terkatung-katung dan bingung sampe pengen gantung orang, akhirnya kami mencoba mencari kejelasan. Menemui pembimbing yang satu dan lainnya berkali-kali, tapi sampai pertemuan terakhir pun belum diputuskan secara jelas apa jobdesk kami di tempat ini dua bulanke depan. Pembimbing yang satu menyarankan kami untuk membuat modul dulu selama satu minggu ini sambil menunggu jobdesk selanjutnya.
Kami heran, kenapa seperti ini, padahal sudah tahu ada yang akan praktek lapang di sini tapi seperti ini keadaannya, belum ada jobdesk dan mereka pun bingung apa yang bisa kami lakukan di sini.
Memang rencana kerja selama dua bulan ke depan kami yang membuat, tapi kami membuat rencana kerja harus sesuai dengan kebutuhan di tempat ini, bukan hanya sekedar membuat formalitas rencana kerja. Kalau kami tidak tahu kebutuhan di sini, bagaimana kami bisa? Kami ingin benar2 bermanfaat dan mengambil manfaat dari tempat ini.
Setelah PL hari pertama senin kemarin, gw gak berhenti ngoceh menyuarakan kekecewaan dan ketidakpuasan gw. Tapi setelah berpikir semalaman, gak ada gunanya ngoceh tanpa berusaha. Oke, saat ini gw berusahan belajar menerima. Tapi, bukan berarti menerima keadaan terkatung-katung seperti ini, gw akan berusaha konsultasi dengan pembimbing di sini dan dengan dosen pembimbing.
Semangat.
pelajaran gw dari kejadian kemarin, menerima dan belajar sabar. Semangat!!!
nb : tidak ada maksud untuk menyudutkan pihak manapun, tulisan ini hanya corat-coret kecil pewarna hidup…^_^

Posted on 16 February 2009 by CumyCute
Dialog ini terjadi pada awal tahun 2009, di dalam sebuah bus kampus yang sedang dalam perjalanan fieldtrip menuju Candi Borobudur. Dan melibatkan, selain gw, seorang oknum mantan presma (OMP), dan penumpang bus lainnya.
Dalam rangka untuk memecah keheningan dan kekakuan akibat perjalanan yang panjang dalam bis:
OMP: Maen tebak2an nyok!
Gw: Hayo.. hayo…
OMP: Perbuatan apa yg dibenci Allah, tapi dibenci juga sama setan?
Penumpang lain: ……… *hening, antara ga tau dan penasaran*
Gw: Ooh, gw tau… gw tau…
OMP: Apaan?
Gw: Memperkosa anak setan, kan?
Penumpang lain: Astaghfirullah…!!!
Dan bus kembali hening, sementara penumpangnya merenungkan jawaban gw. (mungkin) Mengenai bagaimana caranya, atau (mungkin juga) bagaimana rasanya. Entahlah.
Piss ah… (^.^v)
Posted on 16 February 2009 by anggianidini
Alhamdulilah, puji syukur akhirnya bisa sampai di Malang dengan selamat, kalo kata Yasin ” Lima anak IPB berhasil mendarat di Malang dengan selamat…”.
Perjalanan darat dari cibinong ke Malang terasa sangat melelahkan sekaligus menyenangkan (terutama saat di Tuban, kita berutung bisa mampir dulu di pesisir pantai yang ada di jalan raya tuban).
Berangkat dari Bogor jam 2 siang (kirain langsung ke malang, eh tapi jemput orang dulu ke cibinong, lebak bulus, dan karawang) nyampe Malang, terminal arjosari sekitar jam setengah dua belas siang, 22 jam kurang. Kami (Yasin, Dini, Poppy, Tanzil, dan Nely) berangkat naek bus pahala kencana, bus yang direkomendasikan oleh sigit, arek2 malang yang sekarang lagi hijrah sementara ke kalimantan.
Bus-nya asik. Kami berlima, pendekar yang lagi nyari ilmu di Malang, senang dan berusaha menikmati perjalanan perdana kami ini. Tapi suasana jadi gak asik lagi setelah kejadian menegangkanm hampir merenggut nyawa orang, kejadian yang tidak patut untuk disaksikan…..
kejadian apakah itu?
to be continue….
next post :
a. kelanjutan long journey
b. hari pertama di Malang
c. jalan-jalan pertama di Malang
d. Perdana Praktek Lapang
semua akan di post selanjutnya…
tunggu ya…^_^

Posted on 11 February 2009 by miezfy
kisah ini pertama kali gw publish ke salah seorang temen gw di B15 waktu dia ulang tahun....
Bulan itu kembali bertanya……
“Ya Tuhan…kenapa aku tercipta sendiri di langit ini. Kosong……hampa….gelap…tak ada teman. Hanya ada bebatu angkasa yang hilir mudik di tata surya ini.
Ya Tuhan…..aku hanya satu2nya satelit untuk bumi ini…..
Kenapa aku tidak seperti satelit milik Saturnus…atau Uranus…mereka yang berputar mengelilingi planet ini tidak sendirian…..”
Maka untuk sebuah jawaban yang bermakna..Tuhan pun menjawab….
“Sendirian??? Dengan begitu banyak manusia yang menatap tatkala purnama bersinar
Dengan begitu banyak kalimat pujian atas malam yang terang……
Dengan begitu banyak mimpi yang terjadi saat dirimu mengangkasa di langit malam bumi?
Sendiriankah??
Bulan itu kembali bertanya..
“Tapi Ya Tuhan…..dengan begitu banyak manusia yang menatapku di bawah sana…aku tetap sendirian di langit yang gelap ini…..?”.
Tuhan kembali menjawab……
“Senidiran?? Apakah tidak kau perhatikan…langit malam tak pernah sepi. Selalu ada purnama yang menyinari…selalu ada bintang-bintang yang ikut menghiasi. Bintang-bintang itu susah payah mengirimkan cahaya dari perjalanan waktu sebanyak jutaan tahun lamanya…hanya untuk menemanimu.
Bintang-bintang itu pun tetap menemanimu bercahaya……meski ia telah lama redup…..
Sendiriankah??
Matahari!!! Matahari yang bersinar dan membakar semangat planet-planet lain untuk tetap bertahan di tata surya itu…..memberikan cahayanya padamu…untuk bisa bersinar indah..menggantikan dirinya yang tidak bisa bersinar di malam hari.
Sendiriankah kau???”
Bulan itu tersenyum…dan kini….ia tidak sedih lagi…tidak bertanya lagi…ia tahu…Sang Pencipta mengerti apa yang terbaik untuk semua ciptaanNya.
Bulan itu ibaratkan kita…seorang manusia biasa. Yang lemah….rapuh..dan selalu mempertanyakan banyak hal. Kita yang tidak pernah puas dengan semua nikmat yang telah 4WI berikan.
Bulan itu adalah kita……manusia yang selalu ragu. Seakan masih kurang keimanan kita untuk meyakini bahwa 4WI tahu apa yang terbaik untuk hambaNya.
Malam adalah kehidupan…..terkadang, membuat kita terlena….karena tenangnya…karena begitu banyak hal yang terjadi di malam hari. Namun terkadang, membuat kita merasa sepi karena kesunyiannya. Memandang hidup….sama seperti memandang malam…. Kita bisa berpikir malam itu menyenangkan karena ketika itu…kita mulai bisa merajut mimpi kita sendiri… namun, kita juga bisa berpikir malam itu terlalu sunyi… dan setiap detik yang terlewati seakan mempertegas garis kesendirian itu…
Bintang-bintang itu adalah sahabat dan mimpi-mimpi kita…
Seorang sahabat…tak harus selalu ada.. tidak harus selalu bersama. Seperti bintang-bintang itu…. Saling berjauhan..jauuuuuuh sekali. Bahkan tidak terjangkau oleh ruang dan waktu. Tapi….persahabatan tidak mengenal ruang dan waktu itu. Cahaya itu akan tetap sampai pada malam..meski pun harus melewati perjalanan waktu jutaan tahun lamanya… bahkan ketika dunia telah usai menemani cahaya mereka…bintang-bintang itu tetap memiliki sinarnya di malam hari. Itulah persahabatan bulan dan bintang….
Lalu….matahari itu….. itulah sahabat yang sejati….. sebuah ukhuwah di tingkat tertinggi…pengorbanan.
Ya……matahari tidak memiliki sinarnya sendirian…itulah kita…itulah B15…itulah persahabatan yang tak pernah mati. Cahaya yang menyilaukan mata di siang hari…dan menyenangkan hati di malam hari….adalah kisah hidup di setiap tingakatan ukhuwah. Sebuah timbal balik yang tak ternilai harganya.
Untuk persahabatan ini…..untuk Bulan, Bintang, Malam dan Matahari dalam kehidupan
Inilah kado sesungguhnya dari kami….
Sebuah ikrar tentang persahabatan yang tak akan mati…..
Semoga………purnama akan tetap ikhlas bersinar di malam hari. Mengisi kembali gelapnya gulita, meyakinkan kembali bahwa masih ada mimpi untuk esok hari.